Berita

Ketua IDI Banten, Budi Suhendar/RMOLBanten

Nusantara

Belasan Anggota IDI Banten Meninggal Terpapar Covid-19

RABU, 03 FEBRUARI 2021 | 23:20 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sebanyak 12 anggota Ikatakan Dokter Indonesia (IDI) di Banten meninggal akibat terpapar Covid-19 dalam kurun waktu 10 bulan terakhir.

"Kalau yang meninggal untuk Banten kami punya data kurang lebih ada 12 dokter," ujar Ketua IDI Banten, Budi Suhendar di Gedung DPRD Banten, Rabu, (3/2).

Dari 12 dokter yang meninggal dikatakan Budi, seluruhnya terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan, yang saat ini sedang menjalani perawatan secara keseluruhan belum tercatat.


"Anggota IDI kita itu 7 ribuan. Secara rinci kami belum punya, hanya meninggal untuk di Provinsi Banten aja," katanya seperti dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

Disinggung terkait efektifitas vaksinasi terhadap anggota IDI, Budi enggan membeberkan persoalan vaksin. Ia hanya manjawab vaksinasi kini masih berlangsung untuk tenaga kesehatan

"Masih berlangsung, semuanya dilakukan pemeriksaan awal, bagi yang lolos screening divaksin, yang tidak lulus ditunda dulu," terang Budi.

Adapun pelaksanaan PPKM yang digencarkan pemerintah, lanjut Budi, berdasarkan angka dan data yang ada masih terjadi peningkatan. Artinya, PPKM belum memberikan petunjuk masih ada hal yang belum berjalan dengan baik.

"Yang mana yang jadi masalahnya, nah ini yang ingin kami dorong ada rapat koordinasi Satgas Covid-19 secara menyeluruh, sehingga tahu akar masalahnya," ungkapnya.

Setidaknya, jelas Budi, penularan covid-19 serta langsung dengan peningkatan perubahannya harus lebih baik. Mungkin terjadi pengaruh, tapi jika melihat data, PPKM bukan tidak efektif hanya saja masih terjadi peningkatan.

"Nah ini utamanya melakukan pencegahan dan menangani dengan baik yang memperhitungkan kapasitas kekuatan SDM yang diperlukan untuk mendukung PPKM," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya