Berita

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional Saleh Partaonan Daulay/Net

Politik

Pengiriman PMI Seharusnya Dibuka Lagi Secara Formal Dan Terbuka

RABU, 03 FEBRUARI 2021 | 13:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah bisa saja mencegah penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke luar negeri dengan memberikan seleksi secara terbuka untuk para tenaga Indonesia.

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional Saleh Partaonan Daulay menilai, seharusnya kran pengiriman PMI dibuka kembali secara formal dan seleksinya dilakukan secara terbuka. Dengan begitu, PMI yang hendak ke luar negeri memiliki pelatihan kerja yang baik.

“Lalu berangkatkan secara formal. Dengan begitu, hak-hak mereka dapat dipenuhi dengan benar,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (3/2).


Anggota Komisi IX DPR RI ini yakin upaya pemberangkatan tenaga asing ke luar negeri di masa pandemi bisa saja dilakukan tergantung negara tujuan.

"Jika ada job order dan mereka membutuhkan, ya silakan saja. Jangan dilarang-larang,” imbuhnya.

Menurut Saleh, saat ini Indonesia mengalami krisis ekonomi, sehingga banyak masyarakat membutuhkan pekerjaan dan bekerja di luar negeri merupakan hal yang menjanjikan untuk memperbaiki kehidupan.

Namun begitu, dia menggarisbawahi bahwa bekerja di luar negeri boleh dilakukan asal taat aturan dan tidak menggunakan perusahaan penyalur tenaga asing ilegal.

“Kalau ada yang mau bekerja di luar negeri, ya itu bisa jadi salah satu solusi alternatif jangka pendek. Namun sekali lagi, harus aman dan sesuai aturan,” tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya