Berita

Tom Moore, veteran Perang Dunia II yang mencuri hati seluruh bangsa di dunia karena aksi kemanusiaannya sebagai relawan Covid-19/Net

Dunia

Kapten Tom Moore Meninggal Dunia Di Usia 100 Tahun

RABU, 03 FEBRUARI 2021 | 08:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kabar duka datang dari Kapten Tom Moore, veteran Perang Dunia II yang mencuri hati seluruh bangsa di dunia lewat aksi kemanusiaannya mengumpulkan dana bagi petugas kesehatan.

Moore meninggal dunia setelah dinyatakan positif Covid-19, Selasa (2/2 waktu setempat.

Berita mengenai kematiannya disampaikan putrinya Hannah Ingram-Moore dalam sebuah pernyataan.


"Tahun terakhir kehidupan ayah kami sungguh luar biasa. Dia diremajakan dan mengalami hal-hal yang hanya pernah dia impikan," ujarnya, seperti dikutip dari AFP, Rabu (3/2).

"Sementara dia berada di begitu banyak hati untuk waktu yang singkat, dia adalah ayah dan kakek yang luar biasa, dan dia akan tetap hidup di hati kita selamanya," tambahnya.

Moore meninggal dalam usia 100 tahun. Dia pernah bertugas di India, Myanmar dan Sumatera selama Perang Dunia II.

Pada bulan Juli tahun lalu, dia dianugerahi gelar kebangsawanan oleh Ratu Elizabeth II pada bulan Juli atas upaya penggalangan dananya, dalam sebuah upacara di Kastil Windsor.  

"Saya kewalahan dengan banyak penghargaan yang saya terima selama beberapa minggu terakhir, tapi tidak ada yang bisa dibandingkan dengan ini," cuitnya setelah upacara saat itu.  

"Saya diliputi kebanggaan dan kegembiraan."

 Lahir di Keighley, West Yorkshire, pada 30 April 1920, Moore menyelesaikan magang di bidang teknik sipil sebelum direkrut menjadi tentara selama bulan-bulan awal Perang Dunia II.  

Setelah meninggalkan Angkatan Darat pada 1946, Moore bekerja untuk perusahaan konstruksi keluarga. Setelah gagal, ia menjadi salesman dan kemudian menjadi manajer perusahaan bahan bangunan.  

Dalam perjalanannya, dia menceraikan istri pertamanya dan jatuh cinta dengan manajer kantor majikannya, Pamela. Pasangan itu menikah, memiliki dua anak perempuan dan akhirnya pensiun ke Spanyol, tetapi kembali ke Inggris setelah Pamela jatuh sakit.

Setelah istrinya meninggal pada 2006, Moore pindah ke Desa Marston Mortaine di Bedfordshire untuk tinggal bersama putri bungsunya, Hannah, dan keluarganya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya