Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPU, Ilham Saputra/Net

Politik

Belajar Dari Pengalaman Pemilu 2019, KPU: Akan Sangat Berat Jika Pilkada Digelar 2024

SELASA, 02 FEBRUARI 2021 | 11:54 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Debatable pelaksanaan Pilkada Serentak mendatang yang masih terus dibahas oleh DPR mengundang Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk ikut berkomentar.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPU, Ilham Saputra mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan hukum dan politik terkait dengan revisi Undang-undang (UU) 7/2017 tentang Pemilu.

"Jika dilaksanakan pada 2024, suka tidak suka, mau tidak mau kita harus siap melaksanakan," ujar Ilham dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota yang digelar virtual, Selasa (2/2).


"Jika mengacu kepada UU (Pemilu) sekarang maka kita harus pelaksanaan pilkada di 2024," tambahnya.

Namun, Ilham menggaris bawahi tentang adanya pengalaman tidak mengenakan  dari Pemilu Serentak 2020. DI mana, dalam tataran teknisnya menimbulkan dampak yang cukup serius karena Pilpres dan Pileg digelar secara bersamaan.

"Pengalaman kemarin, pemilu 2019, tentu menjadi catatan. Banyak formulir C1 tdk selesai di tingkat KPPS. Ada petugas kita yang kelelahan berimplikasi pada hilangnya jiwa mereka, wafatnya mereka," ungkapnya.

Belum lagi, lanjut Ilham, terkait dengan tahapan sosialisasi dan endidikan pemilih yang akan menjadi tantangan baru bagi petugas di lapangan.

"Apakah masyarakat tidak jenuh, bagaimana strategi kita  mengahadapi masyarakat itu," tegas Ilham.

"Tentu akan sangat berat apabila pilkada 2024. Kenapa demikian, karena tahapannya berbarengan bersamaan dengan pemilu nasional," tandasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya