Berita

Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan/Net

Hukum

8 Tersangka Korupsi Asabri Diumumkan, Hinca: Tikus Besar Masih Sembunyi, Kejar Terus Kejaksaan!

SELASA, 02 FEBRUARI 2021 | 00:01 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung menetapkan tujuh orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri)

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak menjelaskan, salah satu tersangka yang dijerat ialah mantan Dirut PT Asabri, Mayjen (Purn) Adam Rachmat Damiri dan Sonny Widjaja pada periode berbeda.

Kemudian, kata dia, tersangka lain yang dijerat ialah BE selaku Mantan Direktur Keuangan PT Asabri; HS selaku Direktur PT Asabri; IWS selaku Kadiv Investasi PT Asabri; LP Dirut PT Prima Jaringan; BT dan HH.

Pasca ditetapkannya delapan tersangka korupsi Asabri, anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan memberikan apresiasi.

Hinca pun meminta Kejaksaan Agung untuk terus memburu "aktor besar" dibalik korupsi Asabri.

"Tikus besar mungkin masih sembunyi. Kejar terus kejaksaan," kata Hinca dalam cuitan akun Twitternya, Senin (1/2).

Adapun dugaan korupsi dalam perkara ini ditaksir telah merugikan uang negara hingga Rp 22 triliun versi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Potensi korupsi sebesar Rp 22 triliun dari skandal ini. Sudah gila," tegas Hinca.

"Nilai stadion Wembley saja Rp 18 triliun, masih sisa Rp 4 triliun itu duit," tandas mantan Sekjen Partai Demokrat ini.

Populer

PDIP: Daripada Beli Peternakan Di Belgia, Erick Thohir Sebaiknya Kelola BPTUHPT Padang Mengatas

Senin, 19 April 2021 | 14:47

Polisi Korea Selatan Tangkap Alumni ITB, Tersangkut Kasus Transaksi Elektronik

Senin, 19 April 2021 | 19:19

Rocky Gerung: Bocoran Bambang Brodjonegoro Menunjukkan Presiden Memang Cuma Petugas Partai

Selasa, 13 April 2021 | 12:50

Natalius Pigai: Sejak Dilantik Jubir Presiden, Baru Kali Ini Komentar Fadjroel Terbaik

Senin, 19 April 2021 | 00:38

Erdogan Marah Dijuluki Diktator, Turki Langsung Bekukan Pembelian Helikopter Dari Italia

Senin, 12 April 2021 | 08:45

Pilih Jalur PTUN Terkait Demokrat, Moeldoko Diprediksi Akan Temui Jalan Buntu

Sabtu, 17 April 2021 | 19:42

Soal Perkara Habib Rizieq, Untung Pandemi, Kalau Tidak Masyarakat Sudah Tumpah Karena Marah

Sabtu, 17 April 2021 | 22:14

UPDATE

Dibanding Menteri Lain, Airlangga Paling Loyal Kepada Presiden Jokowi

Kamis, 22 April 2021 | 05:15

Dahlan Iskan: Bapaknya Vaksin Nusantara Itu AS, Ibunya Indonesia

Kamis, 22 April 2021 | 04:43

Tumbuh 20 Persen

Kamis, 22 April 2021 | 04:30

Adhie Massardi: Erick Thohir Cukup Bersihkan Orang-orang Islamophobia Di BUMN Sebagai Kado Lebaran Terindah

Kamis, 22 April 2021 | 04:08

Ada Skenario Untuk Memecah Umat Islam Di Balik Tingkah Jozeph Paul Zhang

Kamis, 22 April 2021 | 03:26

Dugaan Korupsi Dana Ponpes, Kejati Diminta Fokus Periksa Pejabat Biro Kesra Dan Presidium FSPP

Kamis, 22 April 2021 | 02:35

Divonis 2 Tahun, Penyuap Edhy Prabowo Tak Ajukan Banding

Kamis, 22 April 2021 | 02:19

Ketua DPRD Klaim Pemanfaatan Izin Lokasi PT BLP Dan Agung Intiland Tak Bermasalah

Kamis, 22 April 2021 | 01:58

Digusur Pemprov, Seorang Warga Merugi 1 M Dan Tinggal Baju Melekat Di Badan

Kamis, 22 April 2021 | 01:33

Penyuap Edhy Prabowo Dituntut Ringan Karena Rajin Santuni Yatim Piatu Dan Bangun Masjid

Kamis, 22 April 2021 | 01:09

Selengkapnya