Berita

Calon Ketua Umum IA ITB, Gembong Primadjaja/Ist

Nusantara

Gembong Primadjaja: Persatuan Alumni ITB Kunci Menuju World Class University

SENIN, 01 FEBRUARI 2021 | 09:14 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Setelah melalui proses yang cukup panjang, berintraksi dengan sesama alumni Institut Teknologi Bandung (ITB), Gembong Primadjaja akhirnya memutuskan untuk ikut dalam pemilihan ketua umum Ikatan Alumni ITB bulan Maret mendatang.

Gembong Primadjaja adalah alumni Mesin ITB angkatan 1986. Mantan Direktur PT Pelindo Energi Logistik itu saat ini menempati posisi sebagai Sekjen IA ITB, mendampingi Ketua Umum IA ITB yang akan segera mengalihkan kepemimpinan, Ridwan Djamaluddin.

Gembong Primadjaja juga pernah menjadi Ketua Tim Percepatan Konversi Bahan Bakar Gas pada Direktorat Jenderal Minyak dan Gas. Selain itu, dia juga pernah menempati posisi Ketua Ikatan Alumni Mesin ITB.


“Sejak lahir saya sudah berinteraksi dengan ITB karena kebetulan orang tua saya adalah dosen ITB di Jurusan Pertambangan dan (kami) tinggal di kompleks tempat tinggal dosen ITB. Kebetulan yang sangat berharga inilah yang membuat pengenalan manusia-manusia dan gaya ITB seperti sudah melekat dalam diri keseharian saya,” urai Gembong Primadjaja yang telah mendaftarkan diri menjadi salah seorang kandidat ketua umum IA ITB tanggal 27 Januari lalu.

Sejauh ini, Gembong Primadjaja telah mendapatkan dukungan dari setidaknya 52 dukungan dari pengurus daerah IA ITB, program studi, dan komisariat. Dukungan ini terus mengalir, membuat dirinya untuk sementara menjadi favorit dan berada di atas tiga kandidat lain, yakni Honesti Basyir, Gatot Sudariyono, dan I Made Dana Tangkas.

Tim Sukses Gembong Primadjaja dipimpin mantan Sekjen Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Ratu Tisha Destria. Aktivis pro demokrasi Adam WH dan praktisi IT Enda Nasution ikut memperkuat kampanye Gembong Primadjaja untuk merebut kursi IA ITB-1.

Dalam keterangan yang diterima redaksi, Gembong Primadjaja mengatakan, harapannya terhadap IA ITB sederhana saja, yakni menjadikan IA ITB  wadah yang dapat mempersatukan alumni ITB yang memiliki berbagai pandangan dan latar belakang.

“Persatuan yang ada akan menjadi roh untuk memajukan alumni ITB dan memajukan ITB menuju World Class University,” ujarnya lagi.

Gembong Primadjaja mengatakan interaksi yang dilakukannya sejak dulu dengan sesama alumni ITB adalah interaksi yang penuh kehangatan dan kekeluargaan serta egaliter khas ITB.

“Kekuatan gaya interaksi inilah yang akan menjadi pondasi saya untuk mencapai harapan yang akan dicapai IA ITB nantinya,” sambil berjanji akan terus menyapa alumni ITB untuk membicarakan rencana-rencana besar IA ITB.

“Semoga apa yang saya sampaikan membuat kawan-kawan mempunyai keteguhan hati untuk mendukung dan memilih saya menjadi Ketua Umum,” demikian Gembong Primadjaja.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya