Berita

Protes anti-Bolsonaro di Brasil/Net

Dunia

Penanganan Covid Kacau, Warga Brasil Gelar Protes Anti-Bolsonaro: Makzulkan Sekarang!

SENIN, 01 FEBRUARI 2021 | 08:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sekitar 200 orang berkumpul di Brasilia tengah pada Minggu (31/1). Mereka menuntut pengunduran diri atau pemakzulan Presiden Jair Bolsonaro.

"Bolsonaro Out" dan "Impeachment Now" jadi spanduk yang dipegang oleh para pengunjuk rasa. Meski tidak banyak orang yang ikut melakukan aksi, tetapi mobil-mobil berupaya melaju perlahan sembari membunyikan klakson tanda mendukung.

Jika dibandingkan, aksi protes tersebut memang tidak sebesar pekan lalu, yang diorganisir pasar dan kelompok kiri.


Dilaporkan AFP, satu kelompok berdiri di depan gedung Kongres Nasional, mengenakan kantong plastik di atas kepala mereka untuk menggambarkan pasien Covid-19 di Amazon yang meninggal dunia karena rumah sakit kehabisan oksigen. Persoalan yang sama juga terjadi di negara bagian Para.

"Akibat salah urus, ada lebih dari 220 ribu kematian akibat Covid-19. Cukup dengan Bolsonaro, makzulkan sekarang!" kata seorang aktivis yang ikut dalam aksi protes, Ruth Venceremos.

Sejak awal, Bolsonaro telah berulang kali mengecilkan risiko pandemi Covid-19. Ia tidak mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak.

Protes anti-Bolsonaro juga terlihat terjadi di Sao Paulo san Rio de Janeiro.

Di Manaus, Arizona, sistem kesehatan kewalahan pada pertengahan Januari karena lonjakan kasus Covid-19. Mereka juga kehabiskan pasokan oksigen hingga harus mengirim lebih dari 350 pasien ke negara bagian lain.

Beberapa ahli mengatakan krisis itu diperburuk oleh munculnya varian virus baru yang lebih dapat menular.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya