Berita

Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Ela Siti Nuryamah/Net

Politik

PKB Berharap Dewas LPI Yang Baru Dilantik Mampu Membuka Keran Investasi

KAMIS, 28 JANUARI 2021 | 10:12 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Ela Siti Nuryamah merespon baik dilantiknya lima anggota Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi (LPI) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Negara, Jakarta, Rabu (27/1).

Legislator asal Lampung itu menyampaikan selamat bekerja kepada para anggota Dewan Pengawas LPI yang baru dilantik sekaligus berharap mereka mampu membuka kran investasi baru di Indonesia.

"Selamat kepada para Dewas LPI. Saya berharap Dewas LPI ini mampu membuka kran investasi baru guna mendorong pembangunan nasional," kata Ela kepada wartawan, Kamis (28/1).


Selain itu, kata Ella, yang lebih penting dengan lahirnya LPI harus mampu mendorong kenaikan pendapatan negara baik penerimaan pajak maupun PNBP serta penerimaan lainnya.

Menurut Ela, pada tahun tahun 2020, Indonesia mengalami kontraksi sebesar 16,7 persen dari target yang patok sebesar 1.699,9 triliun (Perpres 72/2020) karena penurunan ekonomi dan harga komoditas akibat pandemi. Sedangkan target penerimaan negara pada APBN 2021 sebesar 1.743,6 triliun.

"Dengan supporting UU 11/2020 tentang Cipta Kerja harusnya pemerintah mampu dan mempunyai roadmap meningkatkan penerimaan negara," tandasnya.

Untuk diketahui, lima anggota LPI yang baru dilantik adalah Menteri Keuangan, Sri Mulyani merangkap anggota, Menteri BUMN, Eriek Thohir merangkap sebagai anggota, Darwin Cyril Noerhadi sebagai anggota, Yozua Makes sebagai anggota, dan Hariyanto sebagai anggota.

Pelantikan Dewan Pengawas LPI ini sebagai tindaklanjut dari UU 11/2020 tentang omnibus law dan PP 74/2020 tentang Lembaga Pengelola Investasi.

Tujuan utama dari dibentuknya LPI adalah untuk meningkatkan dan mengoptimalkan nilai investasi yang dikelola secara jangka panjang dalam rangka mendukung pembangunan nasional.

Dilantiknya lima anggota Dewas LPI tersebut direspon positif oleh pelaku pasar modal di tengah koreksi IHSG, dimana saham-saham BUMN karya bergerak positif di sesi kedua hari ini.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya