Berita

Listyo Sigit Prabowo saat dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Jokowi di Istana Negara/Net

Hukum

Dengan Memproses Abu Janda Dan Deny Siregar, Jadi Bukti Komitmen Listyo Sigit Sebagai Kapolri

RABU, 27 JANUARI 2021 | 19:03 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Setelah melalui serangkaian proses mulai dari fit and proper test, pelantikan dan diakhiri serah terima jabatan (Sertijab), Listyo Sigit Prabowo kini resmi memegang tongkat komando Korps Bhayangkara. Institusi yang jadi garda terdepan dalam penegak hukum di Indonesia.

Persoalan hukum yang saat ini masih dilihat atau dirasakan oleh masyarakat berat sebelah, coba dihilangkan oleh Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Sebagai contoh ke depan, tidak boleh lagi ada hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas," kata Listyo Sigit saat menjalani fit and proper test di Komisi III DPR RI, Rabu (20/1).

Dalam fit and proper test itu, Sigit mengakui banyak masukan serta saran maupun kritik bahkan harapan--yang pada umumnya kepada Polri untuk bisa mewujudkan rasa keadilan.

Publik menaruh harapan sangat besar, Listyo Sigit mampu memegang semua komitmennya untuk menciptakan hukum berkeadilan-- yang sebenarnya sudah teruji saat menjabat Kabareskrim dengan memproses rekan seangkatan dan seniornya karena terlibat suap Djoko Tjandra. Kala itu, ia tegas menegakan hukum tanpa pandang bulu.

Sebagai ajang pembuktian, sudah selayaknya Listyo Sigit merespon desakan publik agar Polri juga bersikap tegas kepada orang-orang yang dilabeli sebagai pendukung pemerintah namun sikap dan tindakannya sangat provokatif. Sebut saja Permadi Arya alias Abu Janda dan Deny Siregar.

Keduanya belum sama sekali tersentuh oleh hukum, meskipun publik telah merasa bahwa keduanya sudah pantas mendapat hukuman. Oleh sebab itu, dengan memproses keduanya bisa dijadikan pembuktian selanjutnya--seusai Listyo Sigit berjanji dan berkomitmen sebelum resmi dilantik sebagai Kapolri yang ke-25.


Populer

Aktivis Myanmar: Kami Menentang Dan Mengutuk Indonesia Atas Rencana Mengirimkan Utusan Ke Burma

Rabu, 24 Februari 2021 | 08:14

Guru Besar Atomi University Jepang: Indonesia Salah Satu Benteng Demokrasi Di Asia Tenggara, Sayangnya Mundur

Senin, 22 Februari 2021 | 20:17

Sudah Di Meja Jokowi, Jaksa Agung ST Burhanuddin Dikabarkan Salah Satu Yang Bakal Dicopot

Sabtu, 20 Februari 2021 | 09:42

Jokowi Tidak Perlu Dihukum Dan Habib Rizieq Bisa Diangkat Jadi Duta Prokes

Jumat, 26 Februari 2021 | 10:38

Kemang Banjir, JK: Gubernur Yang Kasih Izin Mall Harus Tanggung Jawab

Jumat, 26 Februari 2021 | 15:39

Pindah Ibu Kota Tidak Sesuai Dengan Omongan Jokowi ‘Atasi Banjir Lebih Mudah Jika Jadi Presiden’

Senin, 22 Februari 2021 | 08:54

Jokowi Dikerubung Warga, Iwan Sumule: Rakyat Dihukum, Rakyat Diminta Maklum

Selasa, 23 Februari 2021 | 22:53

UPDATE

Jokowi Cabut Perpres Investasi Miras, Prof Abdul Mu'ti: Pemerintah Harus Lebih Sensitif Masalah Akhlak

Selasa, 02 Maret 2021 | 22:57

Rembuk Nasional Perunggasan Nasional VIII Canangkan Gerakan Makan Ayam Dan Telur

Selasa, 02 Maret 2021 | 22:39

Tidak Ada Studi Menyatakan Investasi Miras Sejahterakan Rakyat, Justru Bebani Ekonomi Hingga 5,44 Persen PDB

Selasa, 02 Maret 2021 | 22:38

Wagub Jakarta Minta Masyarakat Tenang Tanggapi Kabar Varian Baru Covid-19

Selasa, 02 Maret 2021 | 22:32

Pandemi Belum Berakhir, Tokoh Papua Ingatkan Pentingnya Menjaga Keutuhan NKRI

Selasa, 02 Maret 2021 | 22:27

Pakar Hukum: Kerumunan Di Maumere Spontan, Tak Ada Unsur Pidana

Selasa, 02 Maret 2021 | 22:27

Mahasiswa Untirta Meninggal Usai Diklat Mapala, Begini Penjelasan Kampus

Selasa, 02 Maret 2021 | 22:11

Yusril Ihza Mahendra: Jokowi Harus Terbitkan Perpres Baru Pengganti 10/2021

Selasa, 02 Maret 2021 | 21:48

Yakin Tanpa Ada Perpecahan, ARB Dukung Mubes Kosgoro 1957 Di Cirebon

Selasa, 02 Maret 2021 | 21:43

Secara Jumlah Mirip Satu Tahun Lalu, Tapi Yang Ditemukan Hari Ini Kasus Varian Baru Covid-19 Dari Inggris

Selasa, 02 Maret 2021 | 21:28

Selengkapnya