Berita

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad/Net

Politik

Soal Ambang Batas Parlemen, Gerindra: Kami Hitung Agar PT Bisa Menampung Seluruh Aspirasi Rakyat

RABU, 27 JANUARI 2021 | 14:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) pada dasarnya tidak keberatan dengan usulan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold berada di angka 7 persen.

Namun, Gerindra masih berhitung PT ini nantinya bisa tetap menampung suara seluruh masyarakat Indonesia.

“Ya, kami dari Partai Gerindra pada prinsipnya tidak keberatan parliamentary threshold di angka 4,5 atau 7 persen,” ucap Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (27/1).


“Namun yang kami hitung adalah bagaimana parliamentary threshold ini bisa kemudian mengakomodir dan menampung suara dari seluruh rakyat Indonesia yang ikut dalam pemilu,” sambung Wakil Ketua DPR RI ini.

Dia menambahkan, selama ini Gerindra aktif membuka komunikasi dengan partai politik lain untuk menentukan sikap berapa persen ambang batas parlemen ke depan.

“Oleh karena itu dalam komunikasi-komunikasi intens dilakukan antara parpol di parlemen, Partai Gerindra ikut aktif dalam komunikasi tersebut untuk sama sama kita putuskan parliamentary threshold-nya seperti apa,” imbuhnya.

Saat disinggung mengenai angka presidential threshold, Dasco mengatakan Gerindra mengikuti dinamika parpol yang menyuarakan di angka 20 persen.

“Sama, kalau presidential threshold kita juga sedang kita komunikasikan. Pada prinsipnya ya mau 20 persen sampai 25 persen kami ikut saja,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya