Berita

Kapolri Jenderal Idham Azis dan Calon Kapolri Komjen Listyo SIgit Prabowo/Net

Publika

Selamat Bertugas Sebagai Tribrata 1, Jenderal Listyo Sigit!

RABU, 27 JANUARI 2021 | 08:25 WIB | OLEH: MEGA SIMARMATA

TODAY is the day !

Inilah hari di mana Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan mendapatkan pimpinan baru, yang di kalangan internal kepolisian diberi kode TB1 atau Tribrata 1.

Jenderal Pol Idham Azis akan digantikan secara resmi oleh Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabareskrim Polri.


Sebelum pelantikan di Istana, Listyo mendapat kenaikan pangkat 1 tingkat lebih tinggi menjadi Jenderal.

Jenderal Listyo akan dilantik di Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu pagi 27 Januari 2021 ini.

Selanjutnya, Listyo yang lahir di kota Ambon 5 Mei 1969 ini akan mengikuti upacara tradisi serah terima panji Polri Tribrata di ruang Rupatama Mabes Polri.

Tradisi serah terima panji menandakan serah terima jabatan Kapolri yang lama kepada Kapolri yang baru.

Seusai upacara serah terima panji Polri, akan dilanjutkan dengan serah terima Bhayangkari dan Yayasan Kemala Bhayangkari.

Ketua yang lama, yakni istri Jenderal Idham Azis, Ibu Fitri Idham Azis, akan menyerahkan posisi Ketua Bhayangkari kepada istri Jenderal Listyo Sigit, Ibu Juliati Sapta Dewi Magdalena, selaku istri Kapolri baru.

Kemudian Ibu Juliati Listyo Sigit juga akan diangkat sebagai ibu asuh Polisi Wanita (Polwan).

Dan semua rangkaian acara hari ini akan dilangsungkan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.

Tentu setelah bertugas secara resmi sebagai Kapolri, masyarakat Indonesia menunggu kinerja terbaik dari Jenderal Listyo Sigit.

Terutama menepati janji-janji serta program program sangat baik yang terangkum dalam Polri Presisi, dapat segera dilaksanakannya.

Saat pekan lalu menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR, Rabu, 20 Januari 2021, Komjen Listyo Sigit memaparkan 16 program prioritas dan 8 komitmen jika terpilih menjadi Kapolri.

Jenderal Listyo memaparkan konsep “Presisi" kepolisian masa depan.

Presisi adalah singkatan dari prediktif, responsibilitas, transparansi, berkeadilan.

Menurut Jenderal Listyo, pendekatan ini bisa membuat pelayanan lebih terintegrasi, modern, mudah, dan cepat.

Konsep ini juga tertuang dalam makalahnya berjudul "Transpormasi Polri yang Presisi".

“Konsep transformasi Polri yang ‘Presisi’ hadir melalui penekanan pada upaya pendekatan pemolisian yang prediktif diharapkan bisa membangun kejelasan dari setiap permasalahan keamanan dalam menciptakan keteraturan sosial di tengah masyarakat," ujar Listyo saat mengikuti Fit and Proper Test di hadapan Komisi III DPR.

8 Komitmen Kapolri Listyo Sigit Perbaiki citra Polri adalah :

Menjadikan Polri sebagai institusi yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan (Presisi).

Menjamin keamanan untuk mendukung program pembangunan nasional.

Menjaga soliditas internal.

Meningkatkan sinergisitas dan soliditas TNI Polri, serta bekerjasama dengan APH dan kementerian/lembaga untuk mendukung dan mengawal program pemerintah.

Mendukung terciptanya ekosistem inovasi dan kreatifitas yang mendorong kemajuan Indonesia.

Menampilkan kepemimpinan yang melayani dan menjadi teladan.

Mengedepankan pencegahan permasalahan, pelaksanaan keadilan restoratif dan problem solving.

Setia kepada NKRI dan senantiasa merawat kebhinnekaan.

Setelah menjadi Kapolri, Jenderal Listyo Sigit berjanji bakal memenuhi rasa keadilan dengan mengedepankan instrumen hukum progresif melalui penyelesaian dengan prinsip keadilan restoratif.

Ia berencana membuat Polsek tak lagi menyidik perkara, namun lebih dimaksimalkan dalam fungsi pencegahan, pemecahan masalah dengan musyawarah, dan menjadikan proses hukum sebagai upaya terakhir.

Setelah menjadi Kapolri, Jenderal Listyo Sigit tak mau ‘hukum tajam ke bawah tumpul ke atas’ kembali terulang lagi.

Apalagi seperti kasus nenek Minah yang mencuri kakao kemudian diproses hukum karena hanya untuk mewujudkan kepastian hukum.

Bagi Listyo Sigit, hal itu tidak boleh terjadi lagi.

Penegakan hukum yang ia maksud juga termasuk ke internal.

Jadi singkat kata, banyak hal yang ditunggu masyarakat Indonesia setelah Jenderal Listyo mengemban tugas baru sebagai Kapolri.

Selamat bertugas sebagai Tribrata 1, Jenderal Listyo!

Penulis adalah wartawan senior

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya