Berita

Ilustrasi vaksinasi/Net

Kesehatan

19 Ribu Dosis Sinovac Tiba Besok, Karawang Siap Gelar Vaksinasi Hari Jumat

RABU, 27 JANUARI 2021 | 01:09 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah Kabupaten Karawang dijadwalkan akan menerima 19.600 dosis vaksin Covid-19 dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Rabu (27/1).

Jurubicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karawang, Fitra Hergyana mengatakan, belasan ribu dosis vaksin itu nantinya akan mendapat pengawalan ketat dari pihak aparat gabungan TNI/Polri dan Satpol PP.

"Rencananya Jumat (29/1) vaksinasi perdana di Karawang. Untuk orang pertama yang divaksin belum tahu siapa. Tapi yang jelas mayoritas nanti dari tenaga kesehatan," Ungkap Fitra diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (26/1).


Ia mengaku akan menjadi salah satu penerima vaksin. ‎Nantinya, vaksin akan dibagikan ke 24 rumah sakit dan 50 puskesmas se-Karawang.

Fitra juga menjelakan, berdasarkan petunjuk teknis resmi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sejumlah orang yang tidak diperbolehkan mendapat vaksin yakni orang yang sudah terkonfirmasi virus Covid-19.

Selain itu, ibu hamil dan menyusui, sedang mengalami gejala ISPA, menjadi salah satu anggota keluarga yang kontak erat, memiliki riwayat alergi berat, sedang terapi jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah, yang juga tidak akan menerima vaksin Covid-19.

Lebih lanjut Fitra mengimbau bagi warga yang memiliki riwayat penyakit jantung seperti gagal jantung atau jantung koroner, memiliki penyakit autoimun sistemik, mengidap penyakit ginjal kronis, mengidap penyakit rematik autoimun, mengidap penyakit saluran pencernaan kronis, hipertiroid, pengidap kanker, diabetes melitus, HIV dan tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg juga tidak diperbolehkan untuk divaksin.

Di Karawang, kasus harian Covid-19 tercatat bertambah sebanyak 135 orang pada Selasa (26/1). "Total 9.015 yang terkonfirmasi positif, dengan rincian 7.607 sembuh, sedangkan isolasi 1.100 dan meninggal 308 orang," pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya