Berita

Sekjen Kemendikbud, Ainun Na'im/Net

Politik

Rektor Terpilih USU Dilantik Kamis, Kemendikbud: Tidak Ada Istilah Pelanggaran Self-Plagiarism Di Indonesia

SENIN, 25 JANUARI 2021 | 21:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Polemik kasus self-plagiarism oleh rektor terpilih Universitas Sumatera Utara (USU), Muryanto Amin disikapi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Meski tersandung plagiat diri sendiri, Muryanto diminta tetap dilantik sesuai jadwal, yakni pada Kamis (28/1). Hal itu tertuang dalam surat 4607/MPK.A/RHS/KP/2021 yang ditujukan kepada Ketua Majelis Wali Amanat USU.

"(Pelantikan) tetap dilanjutkan. Itu surat memang betul dari kementerian, saya yang tanda tangan," jelas Sekjen Kemendikbud, Ainun Na'im kepada wartawan, Senin (25/1).


Adapun keputusan tersebut dilakukan karena Kemendikbud menilai self-plagiarism tidak ada dalam aturan di Indonesia. Yang ada hanya aturan plagiat di mana seseorang menduplikasi atau mengambil karya orang lain.

"Dalam peraturan kita, self-plagiarism enggak ada. Plagiarisme itu kalau mengambil karya orang lain, kalau karya sendiri bukan plagiarisme. Praktik di dunia internasional juga begitu, enggak ada self-plagiarism itu," jelasnya.

Hal ini pun sekaligus menjawab surat keputusan (SK) pelanggaran self-plagiarism yang sebelumnya dikeluarkan oleh Rektor USU saat ini, Runtung Sitepu.

"Di Permendikbud 17/2010 itu jelas didefinisikan yang namanya plagiarisme itu kalau mengambil karya orang lain. Kalau karya sendiri ya bukan," sambungnya.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Misno Adisyah Putra yang meminta Majelis Wali Amanat (MWA) USU mengindahkan keputusan Kemendikbud.

Sebagai lembaga yang diberi kewenangan oleh Kemendikbud, MWA USU tidak memiliki alasan untuk menolak pelantikan Muryanto. Terlebih menurutnya, proses pemilihan Rektor USU sesuai mekanisme yang diamanatkan peraturan.

“Mendikbud punya dasar hukum dan pertimbangan meminta dan menjadwalkan pelantikan Rektor USU terpilih pada 28 Januari 2021. Ada standarisasi dan aturan yang sudah dilalui rektor terpilih. Jadi apa alasan oknum MWA USU menolak melantik,” kata Misno.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya