Berita

Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador/Net

Dunia

Presiden Meksiko Positif Covid-19 Dengan Gejala Ringan

SENIN, 25 JANUARI 2021 | 11:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador mengaku telah terpapar virus corona dengan gajala ringan.

"Dengan menyesal saya memberi tahu Anda bahwa saya terinfeksi Covid-19. Gejalanya ringan, tapi saya sudah menjalani perawatan medis," ujar Lopez Obrador dalam akun Twitter-nya pada Minggu (24/1).

"Seperti biasa, saya optimis. Kita akan melalui ini bersama-sama," tambahnya.


Direktur epidemilogi Meksiko, Jose Luis Alomia Zegarra mengatakan, Lopez Obrador memiliki kasus Covid-19 yang ringan dan diisolasi di rumah.

"Sebuah tim spesialis medis sedang menangani kesehatan presiden," tambahnya.

Lopez Obrador merupakan satu dari banyak pemimpin dunia yang dikritik atas penanganan wabah Covid-19. Ia jarang memakai masker dan mengeluarkan berbagai pernyataan tidak ilmiah terkait Covid-19, termasuk menggunakan jimat untuk melindungi Meksiko.

Pemimpin berusia 67 tahun itu juga dianggap menggunakan lockdown untuk menghentikan aksi protes. Sementara masih menyapa pendukungnya dengan jabatan tangan dan pelukan.

Lopez Obrador juga menolak untuk menutup bisnis karena dapat menghancurkan ekonomi.

Saat ini, Meksiko sudah mencatat lebih dari 1,7 juta kasus Covid-19 dengan lebih dari 149 ribu kematian. Itu adalah angka kematian tertinggi keempat di dunia setelah Amerika Serikat, Brasil, dan India.

Pada November 2020, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus mendesak para pemimpin Meksiko untuk lebih serius menangani pandemi.

"Kami ingin meminta Meksiko untuk bersikap sangat serius. Kami sudah katakan secara umum, memakai masker itu penting, kebersihan itu penting, dan jarak fisik itu penting. Kami berharap para pemimpin bisa menjadi contoh," imbaunya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya