Berita

Maskapai Airbus/Net

Dunia

21 Karyawannya Dinyatakan Positif Covid-19, Airbus Cabang Jerman Karantina 500 Staf

SENIN, 25 JANUARI 2021 | 06:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sekitar 21 pekerja di pabrik pesawat Airbus di Hamburg dinyatakan positif virus corona. Otoritas kesehatan saat ini sedang menyelidiki dari mana paparan virus itu berasal.

"Pejabat kesehatan masih menyelidiki apa yang menyebabkan wabah itu," kata juru bicara otoritas kesehatan Hamburg, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (24/1).

"Masih belum jelas apakah para pekerja telah terjangkit varian virus corona yang lebih menular yang pertama kali ditemukan di Inggris dan sekarang menyebar dengan cepat ke seluruh Eropa," tambahnya.


Dalam keterangannya pada Minggu (25/1) waktu setempat, pihak perusahaan telah meminta seluruh staf untuk melakukan karantina mandiri di rumah sebagai tindakan pencegahan, selagi mereka memeriksa apakah tindakan tersebut akan berdampak pada proses produksi.

“Penyebab kasusnya masih dalam penyelidikan. Kami mendukung penuh pihak berwenang,” kata juru bicara Airbus, menambahkan bahwa saat ini sebanyak 500 pekerja sedang menjalani karantina.

Otoritas kesehatan pertama kali memerintahkan karantina tersebut pada Jumat (23/1) dan mungkin akan dapat memberikan rincian lebih lanjut tentang jenis virus tersebut pada paruh kedua minggu depan.

Airbus mempekerjakan lebih dari 12.000 orang karyawan di situs Hamburg-Finkenwerder, menjadikannya perusahaan industri terbesar di kota utara.

Di tempat terpisah, otoritas kesehatan menempatkan rumah sakit Humboldt Berlin di bawah karantina setelah 20 pasien dan staf dinyatakan positif terinfeksi varian Covid-19 yang lebih menular pada Sabtu (24/1).

Karantina mencakup sekitar 1.500 dokter, perawat, dan teknisi yang bekerja di rumah sakit tersebut serta lebih dari 400 pasien.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya