Berita

Mensos Tri Rismaharini antarkan 15 pemulung bekerja di PT Wakita Karya/Ist

Politik

Kebijakan Risma Hilangkan Egoisme Sektoral Birokrasi

MINGGU, 24 JANUARI 2021 | 04:13 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kebijakan Menteri Sosial Tri Rismaharini dengan mengantarkan para pemulung bekerja di PT Waskita Karya, di Kantor proyek Tol Becakayu, Kota Bekasi, dinilai tidak hanya positif memberikan penghasilan kepada kaum miskin di tengah impitan pandemi Covid-19.

Langkah Risma juga bisa menghilangkan egoisme sektoral yang selama ini menjadi salah satu kendala terbesar birokrasi Indonesia.

Penilaian tersebut diungkapkan Sekjen Milenial Muslim Bersatu, Arip Nurahman, kepada wartawan, Sabtu (23/1).


Menurut Arip, jalinan kemitraan antara Kemensos dengan PT Waskita Karya sebagai salah satu BUMN, menunjukkan bahwa kedua lembaga tersebut meyakini bahwa kerja besar memberantas kemiskinan tidak bisa berjalan tanpa koordinasi dan kerja sama lintas lembaga dan lintas sektoral.

“Sementara, lemahnya koordinasi dan kerja sama antarlembaga secara lintas sektoral akibat kuatnya egoisme sektoral ini telah lama dikeluhkan sebagai salah satu penghambat pembangunan,” kata Arip.

Alhasil, menurut Arip, apa yang dilakukan Mensos Risma merupakan kebijakan paralel yang sangat baik.

Tidak saja hal itu paling tidak mengurangi angka kemiskinan, dengan dimilikinya penghasilan oleh para pemulung tersebut, egoisme  sektoral yang mengadang peluang keberhasilan pun mencair.  

Lebih jauh Arip berharap, Kemensos bisa membangun jalinan yang lebih luas, melibatkan sebanyak mungkin lembaga di dalam maupun di luar struktur birokrasi pemerintah.

“Bila hal itu bisa dilakukan, semua urusan akan bisa cepat kelar, karena efek multiplier yang tinggi yang bisa diraih dari kerja sama yang ada,” kata Arip, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

Pada Kamis lalu (21/1) Risma mengantar 15 pemulung binaan Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi dan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Education, Religion Bee Entertainment (ERBE) untuk bekerja di PT Waskita Karya.

Kata Risma, mereka akan ditempatkan di Rumah Susun Sewa (Rusunawa) yang saat ini sedang dalam proses pembangunan, bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Kuncinya teman-teman harus jujur, rajin, dan disiplin. Sulit mendapat pekerjaan saat ini. Saya yakin kehidupan kalian akan lebih baik. Susah dan berat sudah pasti, tapi harus yakin Tuhan bisa memberikan kemudahan di balik kesulitan kita," pesan Risma saat itu.

Direktur Utama PT Waskita Karya, Destiawan Soewardjono, tak hanya  menyambut baik gagasan Kemensos tersebut. Ia juga cepat tanggap dengan segera menyebar 15 pemulung tersebut ke tiga lokasi proyek PT Waskita Karya, yaitu di Cimanggis Depok, Bekasi, dan Cibitung.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya