Berita

Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo/Net

Politik

Pemerintah Harus Cegah Pihak-pihak Yang Ingin Raup Keuntungan Dari Vaksin Covid-19

JUMAT, 22 JANUARI 2021 | 14:05 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wacana pemerintah membuka kesempatan untuk melakukan vaksinasi Covid-19 mandiri atau komersil menuai pro dan kontra di masyarakat. Karena hal ini jelas membuka potensi terjadi upaya meraup keuntungan dari pihak-pihak tertentu dalam vaksinasi mandiri ini.

Untuk itu, anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo, mendesak pemerintah untuk memberikan sanksi kepada rumah sakit yang berusaha mencari keuntungan di tengah pandemi Covid-19 dengan melakukan bisnis vaksin.

“Namun dari musibah ini kita gelorakan gotong-royong semua pihak, baik dari pemerintah, masyarakat, RS, dan perusahaan yang mendatangkan vaksin mandiri dengan mengedepankan sosial,” ucap Rahmad lewat keterangannya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (22/1).


Legislator dari fraksi PDI Perjuangan ini juga meminta pemerintah untuk memperhatikan kesehatan rakyat dengan mengedepankan vaksin gratis dibandingkan vaksin komersil.

“Kesehatan rakyat adalah tugas dan kewajiban negara termasuk di era pandemi pelaksanaan vaksin secara gratis,” kata legislator asal Boyolali.

“Dalam rangka mempercepat terbentuknya herd immunity seperti yang disampaikan pemerintah dengan dimungkinkan wacana vaksin mandiri, dengan catatan ketat yang harus dijalankan untuk menghindarkan ketidakadilan dan kecemburuan sosial,” tutupnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya