Berita

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden dan jajarannya/Net

Dunia

Tugas Berat Kabinet Biden, 900 Ribu Pengangguran Baru Muncul Satu Pekan

JUMAT, 22 JANUARI 2021 | 12:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tugas pemerintahan baru Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Presiden Joe Biden semakin berat dengan penambahan 900 ribu pengangguran yang dilaporkan oleh Departemen Ketenagakerjaan.

Data dari Departemen Ketenagakerjaan menunjukkan, sebanyak 900 ribu warga Amerika mengajukan klaim sebagai pengangguran baru selama satu pekan yang terhitung pada 10 hingga 16 Januari 2021.

Selain itu, setidaknya 423.734 orang di 47 negara bagian juga mengajukan klaim baru untuk Bantuan Pengangguran Pandemi.


Kepala Ekonom Pantheon Macroeconomics, Ian Shepherdson mengatakan, angka pengangguran baru tersebut menurun dan diperkirakan akan lebih rendah pada pekan depan.

"Kami memperkirakan klaim akan turun lagi pekan depan, menjadi sekitar 750 ribu. Tren naik di akhir musim gugur yang lalu, saat gelombang Covid ketiga terbentuk, tetapi sekrang hampir datar, meskipun (infeksi) pada level yang sangat tinggi," jelasnya.

Biden sendiri telah mengusulkan paket stimulus bantuan Covid-19 senilai 1,9 triliun dolar AS. Ia juga telah meminta Kongres untuk menaikkan tunjangan pengangguran tambahan menjadi 400 dolar AS per minggu, naik 100 dolar AS dari sebelumnya.

Kepala Ekonom Moody'a Analytics, Mark Zandi mengaku yakin jika paket stimulus yang diajukan Biden adalah langkah baik.

"Perekonomian jelas berjuang dengan pandemi. Jika kita tidak mendapatkan paket penyelamatan fiskal 900 miliar dolar AS itu melalui Kongres dan ditandatangani oleh Presiden Trump pada akhir Desember, kita mungkin akan kembali ke resesi pada awal 2021," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya