Berita

Joe Biden dan isteri jelang pelantikan presiden AS Rabu 20 Januari 2021/Net

Dunia

Joe Biden Siap Perpanjang Perjanjian Pengurangan Senjata Nuklir Dengan Rusia

JUMAT, 22 JANUARI 2021 | 10:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah AS di bawah kepemimpinan Joe Biden saat ini tengah berusaha untuk mengupayakan perpanjangan lima tahun dari Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis (START) Baru yang akan berakhir pada 5 Februari mendatang.

Juru Bicara Gedung Putih yang baru, Jen Psaki mengatakan hal tersebut saat menggelar jumpa pers pada Kamis (21/1) waktu setempat. Dia menilai, perpanjangan kesepakatan itu menjadi penting mengingat hubungan Washington-Moskow yang sedang bermasalah akhir-akhir ini.

"Perpanjangan ini menjadi lebih masuk akal ketika hubungan dengan Rusia bermusuhan seperti saat ini," kata Psaki, seperti dikutip dari AFP, Jumat (22/1).


Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis pertama, START I, ditandatangani pada tahun 1991 antara AS dan Uni Soviet, dan mulai berlaku pada 1994.

Perjanjian START Baru, ditandatangani pada 2010 oleh mantan Presiden AS Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, membatasi jumlah hulu ledak nuklir strategis yang dikerahkan menjadi 1.550 dan ICBM, SLBM, dan pembom berat yang dikerahkan untuk persenjataan nuklir menjadi 700 dan termasuk inspeksi untuk memverifikasi kepatuhan dengan kesepakatan.

Juru bicara Pentagon, John Kirby, memuji keputusan Biden untuk memperpanjang perjanjian itu, dengan mengatakan itu 'memajukan pertahanan negara'.

"Kepatuhan Rusia terhadap perjanjian itu telah membantu kepentingan keamanan nasional kami dengan baik, dan orang Amerika jauh lebih aman dengan New START utuh yang diperpanjang," kata Kirby dalam sebuah pernyataan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya