Berita

CEO Tesla, Elon Musk/Net

Dunia

Elon Musk Buat Sayembara, Janjikan Rp 1,4 Triliun Untuk Pengembang Teknologi Penangkap Karbon

JUMAT, 22 JANUARI 2021 | 08:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Elon Musk membuat sebuah sayembara di Twitter. Ia mengatakan akan memberikan 100 juta dolar AS atau setara dengan Rp 1,4 triliun (Rp 14.000/dolar AS) untuk pengembang teknologi terbaik yang dapat menangkap emisi karbondioksida.

Melalui akun @elonmusk, CEO Tesla itu mengatakan akan memberikan rincian mengenai sayembara tersebut pada pekan depan.

"Saya mendonasikan 100 juta dolar AS sebagai hadiah untuk teknologi penangkapan karbon terbaik," cuitnya pada Jumat (22/1).


"Rincian pekan depan," imbuh kepala SpaceX itu.

Sejauh ini pihak Tesla belum memberikan informasi tambahan ketika dimintai keterangan oleh Reuters.

Hingga saat ini, sangat sedikit teknologi yang dikembangkan untuk menangkap karbon. Padahal teknologi itu sangat berguna untuk mengendalikan perubahan iklim.

Akhir tahun lalu, Badan Energi Internasional menyebut pengembangan teknologi penangkap karbon sangat diperlukan jika ingin memenuhi target emisi nol bersih.

Sementara itu, Amerika Serikat (AS) dinuatakan telah kembali ke Perjanjian Iklim pada hari pertama Joe Biden menjabat sebagai presiden. Biden juga berjanji untuk mempercepat teknologi penangkapan karbon sebagai bagian dari rencana besarnya mengatasi perubahan iklim.

Pada Kamis (21/1), Biden telah menunjuk ahli teknologi penghilang karbon, Jennifer WIlcox sebagai salah satu pejabat tinggi di Departemen Energi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya