Berita

Presiden Prancis, Emmanuel Macron/Net

Dunia

Emmanuel Macron Minta Joe Biden Lebih Berkomitmen Perangi ISIS

RABU, 20 JANUARI 2021 | 10:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Prancis, Emmanuel Macron menyatakan harapannya agar pemerintahan baru Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Joe Biden dapat menunjukkan komitmen yang lebih besar untuk memerangi ISIS.

Hal itu disampaikan Macron saat menyampaikan pidato Tahun Barunya kepada militer Prancis di Brest pada Selasa (19/1).

"Saya yakin bahwa dalam beberapa pekan mendatang, pemerintahan baru (Biden) perlu membuat keputusan penting yang akan menandai komitmen dan kesadaran yang lebih besar dalam perang melawan terorisme di Suriah dan Irak," ujar Macron, seperti dikutip Fox News.


Macron mengatakan, Prancis telah mempertahankan upaya untuk melawan kelompok ISIS di wilayah tersebut. Di mana sekitar 900 tentara Prancis ikut dalam koalisi internasional yang dipimpin AS. Kapal induk Charles-de-Gaulle juga akan bergabung dengan operasi dalam beberapa bulan mendatang.

Lebih lanjut, Macron meminta AS untuk lebih terlibat dalam kerja sama pertahanan multilateral. Biden sendiri telah menyatakan komitmennya untuk memulihkan hubungan AS dengan sekutu dan aliansi NATO.

Di bawah pemerintahan Trump, jumlah pasukan AS di Afghanistan telah dikurangi menjadi sekitar 2.500 dan pasukan Amerika di Irak telah dikurangi dalam beberapa bulan terakhir untuk mencapai tingkat yang sama.

Dalam pidatonya, Macron juga menyebut sedang mempertimbangkan penarikan sebagian pasukan di wilayah Sahel Afrika.

Macron mengatakan akan membuat pengumuman pada pertemuan puncak bulan depan di ibu kota Chad, N’Djamena. Pengerahan sekitar 5.100 tentara di lima negara Afrika Barat mewakili operasi militer terbesar Prancis di luar negeri.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya