Berita

Ketua DPR AS, Nancy Pelosi/Net

Dunia

Putin Dicurigai Ada Di Balik Kerusuhan Capitol Hill, Hillary Clinton Dan Nancy Pelosi Desak Kongres AS Bentuk Tim Investigasi

RABU, 20 JANUARI 2021 | 06:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dua tokoh Demokrat papan atas, Hillary Clinton dan Nancy Pelosi, mendesak Kongres AS untuk menyelidiki keterkaitan antara Presiden Donald Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, pasca kerusuhan Capitol 6 Januari lalu.

Hal itu terungkap saat keduanya terlibat dalam perbincangan di podcast milik istri Bill Clinton, ‘You and Me Both’ yang disiarkan pada Senin (18/1).

“Saya ingin melihat rekaman teleponnya untuk melihat apakah dia berbicara dengan Putin pada hari pemberontak menyerbu Capitol kami,” kata Hillary, merujuk pada hari di mana para pendukung Trump bentrok dengan polisi saat menyerbu Kongres yang menyebabkan lima orang tewas, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Selasa (19/1).


Sementara, Pelosi mengatakan: “Saya tidak tahu apa yang Putin miliki terhadapnya secara politik, keuangan atau pribadi, tetapi apa yang terjadi pekan lalu adalah hadiah untuk Putin karena Putin ingin melakukannya, merusak demokrasi di negara kita dan di seluruh dunia.”

Ketua DPR AS itu menyebut orang-orang yang ikut terlibat dalam kerusuhan itu sebagai ‘boneka Putin’. Ia menjanjikan dukungan kuat di Kongres untuk membuka penyelidikan atas hubungan antara Trump dan Putin.
 
Hillary menulis di Twitter dengan menautkan akun @SpeakerPelosi, yang isinya bahwa ia dan Pelosi sepakat agar kongres perlu membentuk badan investigasi terkait hubungan Trump dengan Putin sehingga AS bisa memperbaiki kekuatan keamanan nasionalnya.

"Jangan sampai ada boneka yang menduduki kursi presiden lagi," cuit Hillary.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya