Berita

Kepala KKP Kelas I Bandara Soekarno-Hatta, Darmawali HandokoRMOLBanten

Nusantara

Cegah Pemalsuan, Bandara Soetta Akan Terapkan Sistem Validasi Digital Surat Bebas Covid-19

SELASA, 19 JANUARI 2021 | 22:30 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Maraknya sindikat pemalsuan surat keterangan bebas Covid-19 membuat pihak pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengubah sistem validasi dokumen kesehatan.

Hal tersebut untuk menghindari adanya celah oknum nakal kembali memalsukan salah satu syarat terbang tersebut.

Kepala KKP Kelas I Bandara Soekarno-Hatta, Darmawali Handoko mengatakan, pihaknya saat ini tengah membuat mekanisme sistem tersebut. Di mana, sistem tersebut nantinya akan terintegrasi dengan aplikasi Electronic Health Alert Card (e-HAC).


"Jadi nanti surat bebas Covid-19 akan langsung diunggah ke aplikasi e-HAC oleh fasilitas kesehatan penyelenggara tes bebas Covid-19, tidak ada lagi validasi manual," ujar Darmawali, Selasa (19/1).

Darmawali menuturkan, kedepannya seluruh pelayanan kesehatan yang dapat mengeluarkan surat bebas Covid-19 haruslah terdaftar di e-HAC, sehingga tidak akan ada pemalsuan surat.

"Jadi yang mengunggah hasil tes bebas Covid-19 itu si petugas faskesnya melalui aplikasi e-HAC, jadi petugas validasi hanya akan scan barcode saja," jelasnya seperti dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

Darmawali menuturkan, saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait, termasuk dengan Kementerian Perhubungan dan pihak fasilitas kesehatan.

"Saat ini sudah mulai diterapkan juga, beberapa faskes sudah melakukan itu tapi kita rencanakan Februari 2021 akan diterapkan penuh," pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya