Berita

Prefektur Shizouka di Jepang catat tiga kasus varian baru virus corona/Net

Dunia

Jepang Dalam Mode Siaga Tinggi, Temukan Kasus Varian Baru Tanpa Riwayat Perjalanan Ke Inggris

SELASA, 19 JANUARI 2021 | 13:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Varian baru virus corona yang diidentifikasi pertama kali di Inggris, B.1.1.7, telah menyebar di Prefektur Shizouka, Jepang.

Kementerian Kesehatan pada Senin (18/1) melaporkan tiga kasus infeksi B.1.1.7 pada orang-orang berusia antara 20 hingga 70 tahun.

Tidak ada dari kasus tersebut yang memiliki riwayat perjalanan ke Inggris sehingga otoritas tengah menyelidiki kontak mereka yang sudah terinfeksi lebih dulu.


Dilaporkan NHK pada Selasa (19/1), situasi tersebut membuat Shizouka mengumumkan mode siaga tinggi.

Sementara itu, Ryukyu Shimpo memuat, Prefektur Okinawa juga tengah bersiap untuk memberlakukan keadaan darurat akibat lonjakan kasus Covid-19.

Sejauh ini, pemerintah Jepang sudah mengumumkan keadaan darurat di 11 dari 47 prefektur yang akan berlaku hingga 7 Februari.

Jumlah pasien sakit kritis di Jepang sudah melebihi 1.000, tertinggi sejak awal dilanda pandemi. Lonjakan kasus berturut-turut juga telah terjadi selama 17 hari terakhir.

Totalnya, Jepang sudah mencatat lebih dari 331 ribu kasus Covid-19 dengan 4.305 kematian.

Beberapa strain virus corona baru yang bermutasi telah dilaporkan di seluruh dunia selama beberapa pekan terakhir. Pada pertengahan Desember, pemerintah Inggris melaporkan bahwa varian baru dari penyakit tersebut, yang diyakini dapat menular hingga 70 persen, ditemukan di Inggris tenggara.

Varian lain telah ditemukan di Afrika Selatan dan Brasil, menimbulkan kekhawatiran atas kemanjuran vaksin.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya