Berita

Kepala Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam/Net

Dunia

Imbauan Carrie Lam: Sebaran Covid-19 Tidak Berhubungan Dengan Ras Atau Etnis

SELASA, 19 JANUARI 2021 | 13:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam memberikan imbauan kepada warganya untuk tidak mengaitkan infeksi virus corona dengan ras atau etnis.

Imbauan itu disampaikan Lam pada Selasa (19/1), di tengah lonjakan kasus harian Covid-19 yang sudah mencapai tiga digit di Hong Kong.

Sebelumnya, pada Senin (18/1), seorang pejabat senior dari Pusat Perlindungan Kesehatan mengatakan, anggota kelompok etnis minoritas yang tinggal di flat lingkungan padat penduduk melakukan memiliki perilaku membahayakan terhadap penyebaran Covid-19.


"Saya sangat mengimbau Anda semua, ini bukan kesempatan untuk menyalahkan," kata Lam, seperti dikutip South China Morning Post.

"Sama sekali tidak ada indikasi penyebaran penyakit yang berkaitan dengan ras atau etnis. Jika ada kesalahpahaman yang timbul dari pernyataan apa pun yang dibuat oleh pejabat mana pun, saya membuatnya sangat jelas di sini," tegasnya.

Lam mengatakan, perilaku sosial, kebersihan, hingga gaya hidup memang faktor penting yang memengaruhi penyebaran virus.

"Tapi itu tidak ada hubungannya dengan etnis," tekan dia.

Dalam imbauannya, Lam juga mengumumkan perpanjangan aturan jarak sosial yang pada awalnya akan berakhir pada Kamis (21/1).

Pada Senin, Hong Kong mengonfirmasi 107 kasus baru, dengan 28 di antaranya ditemukan di distrik Yau Tsim Mong.

Lam menyebut, lonjakan kasus tersebut dikarenakan semakin tingginya angka pengujian Covid-19. Ia juga meminta masyarakat tidak perlu panik karena setengah dari kasus baru telah tercatat di pusat pengujian.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya