Berita

Calon tunggal Kapolri, Komjen Listyo Sigit Prabowo/RMOL

Politik

Firman Jaya Daeli: Penunjukan Listyo Sigit Calon Kapolri Sesuai Prosedur Ketatanegaraan

SELASA, 19 JANUARI 2021 | 01:20 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Proses pemberhentian dan pengangkatan Kapolri yang dilaksanakan oleh Presiden RI Joko Widodo telah memenuhi unsur substansial dan prosedural.

Ketua Dewan Pembina Pusat Kajian Politik dan Keamanan (Puspolkam) Indonesia, Firman Jaya Daeli mengatakan, Presiden Jokowi menjalankan keseluruhan substansi tahapan dan prosedur tingkatan ketatanegaraan dalam menunjuk Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri.

Dijelaskan Firman, kelima nama jenderal bintang tiga yang telah diajukan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) kepada Presiden Jokowi adalah sosok jenderal yang berpengalaman dan berprestasi. Selain itu, berbagai syarat seperti kualitas dan kredibilitasnya juga sudah teruji.


"Pastinya Presiden Jokowi sudah mempertimbangkan dengan matang dan memutuskan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri selanjutnya," kata Firman, Senin (18/1).

Menurut Firman, Listyo Sigit Prabowo merupakan jenderal yang sudah berpengalaman dan berprestasi di berbagai medan pengabdian kenegaraan dan berbagai satuan penugasan kebhayangkaraan.

"Listyo Sigit adalah sosok yang berkarakter, kredibel, reformis, sederhana, tenang, tegas, setia, tegak lurus, solider, tidak diskriminatif, tidak meledak-ledak, serta mampu membangun komunikasi politik, sosial, dan budaya dengan berbagai elemen dan kalangan eksternal Polri," jelas Firman.

Firman menyampaikan, hak prerogatif Presiden Jokowi mengusulkan Listyo Sigit sebagai calon tunggal Kapolri menjadi simbol yang mencakup pesan moral kenegaraan dan pernyataan kultural kebangsaan.

"Presiden Jokowi berpesan dengan kuat dan terang benderang akan perihal Indonesia Maju yang inklusif, responsif, akomodatif, toleran, dan nondiskriminatif terhadap kebhinnekaan, kemajemukan, keberagaman masyarakat, dan bangsa Indonesia," ujar Firman.

Dalam catatan Firman, Jokowi nampak serius untuk memberitahukan dan mengingatkan ulang kembali bahwa NKRI ini adalah rumah besar kebangsaan yang harus dijaga bersama.

Dengan kata lain, setiap warga negara memiliki hak dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pengabdian kenegaraannya.  

"Tidak boleh ada diskriminasi, tidak boleh ada pendekatan mayoritas dan minoritas. Tidak boleh ada pembedaan perlakuan dan perlakuan berbeda terhadap asal usul dan latar belakang kepemimpinan secara diskriminatif primordial," jelas Firman.
 
Firman melanjutkan, Jokowi ingin memberi pesan bahwa Listyo Sigit Prabowo sebagai warga negara Indonesia dan juga anggota Polri berhak dicalonkan dan diangkat menjadi Kapolri.

Jokowi, kata Firman nampak fokus pada kualitas Sigit meski meski angkatannya muda dan tidak berkaitan dengan perihal asal usul dan latar belakang seseorang.

"Ini adalah kultur meritokrasi yang berbasis pada integritas, kualitas, kredibilitas, kapasitas, profesionalitas, dan loyalitas. Ini adalah sistem demokrasi konstitusional Indonesia yang berbasis pada pengakuan dan penghormatan terhadap hak konstitusional," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya