Berita

Tes Covid-19 kerap dilakukan secara massal di sejumlah wilayah di China/AFP

Dunia

Penjual Keliling Sebarkan Virus Corona, China Siap Lockdown Hampir Tiga Juta Orang

SENIN, 18 JANUARI 2021 | 23:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

China kembali mengambil tindakan cepat untuk mengisolasi hampir tiga juta orang di Jilin, wilayah timur laut pada awal pekan ini setelah terjadi lonjakan baru kasus Covid-19.

Setelah ditelusuri oleh pihak berwenang, lebih dari seratus kasus baru Covid-19 terkait dengan seorang penjual keliling di wilayah tersebut.

Sang penjual keliling itu diketahui mengidap Covid-19 tanpa gejala dan keliling dari wilayah tetangga Heilongjiang, di mana pihak berwenang pekan lalu menyatakan keadaan darurat.

Penjual keliling itu telah melakukan perjalanan ke dua kota itu dan memberikan lokakarya perawatan kesehatan untuk penduduk paruh baya dan lanjut usia. Kedua kota itu pun kini sudah dalam kondisi lockdown.

Pihak berwenang kemudian telah meluncurkan investigasi ke pusat kesehatan yang menjadi tuan rumah lokakarya perawatan kesehatan tersebut dan menentukan apakah operasi mereka merupakan kegiatan bisnis ilegal.

Mengutip Channel News Asia, lokakarya perawatan kesehatan semacam itu terkadang memasarkan produk yang diklaim dapat meningkatkan "umur panjang" dan menyasar kelompok-kelompok rentan di China, terutama para lansia.

Kasus terbaru ini menjadi sosotan di dalam negeri China sendiri. Surat kabar yang dikelola oleh pemerintah The People's Daily bahkan menerbitkan komentar yang mengecam lokakarya tersebut dan menyebutnya mempertaruhkan nyawa demi uang, dengan kedok peduli tentang kesehatan orang tua.

Populer

Aktivis Myanmar: Kami Menentang Dan Mengutuk Indonesia Atas Rencana Mengirimkan Utusan Ke Burma

Rabu, 24 Februari 2021 | 08:14

Guru Besar Atomi University Jepang: Indonesia Salah Satu Benteng Demokrasi Di Asia Tenggara, Sayangnya Mundur

Senin, 22 Februari 2021 | 20:17

Sudah Di Meja Jokowi, Jaksa Agung ST Burhanuddin Dikabarkan Salah Satu Yang Bakal Dicopot

Sabtu, 20 Februari 2021 | 09:42

Andi Arief: Ternyata Ada Dendam PDIP Terhadap SBY Sebagai Menantu Jenderal Sarwo Edhie Wibowo

Rabu, 17 Februari 2021 | 20:17

Politisi PDIP Doakan Anies Binasa, Andi Sinulingga: Apakah Yang Begini Tidak Diproses?

Senin, 15 Februari 2021 | 12:37

Pindah Ibu Kota Tidak Sesuai Dengan Omongan Jokowi ‘Atasi Banjir Lebih Mudah Jika Jadi Presiden’

Senin, 22 Februari 2021 | 08:54

Jokowi Dikerubung Warga, Iwan Sumule: Rakyat Dihukum, Rakyat Diminta Maklum

Selasa, 23 Februari 2021 | 22:53

UPDATE

Tokoh Muda Sarat Pengalaman, Alasan Akbar Tanjung Dukung Dave Laksono Jadi Ketum Kosgoro 1957

Kamis, 25 Februari 2021 | 23:00

Gede Pasek Ungkit Janji SBY, Syahrial Nasution: Rombongan AU Bikin Demokrat Rusak

Kamis, 25 Februari 2021 | 22:59

Oknum Polisi Jual Senjata Ke KKB Papua, Nuning Kertopati Minta Pemerintah Perketat Perbatasan

Kamis, 25 Februari 2021 | 22:49

Komisi I DPR: OTT Jualan Konten Tapi Tak Bayar Pajak, Ini Tidak Adil

Kamis, 25 Februari 2021 | 22:39

Anggap KLB Upaya Mencomot Demokrat, Pengamat: Semua Yang KLB SK Kepengurusannya Ditandatangani Menkumham

Kamis, 25 Februari 2021 | 22:36

Elektabilitas Puan Belum Menonjol, Tapi Bisa 'Membahayakan' Jelang 2024

Kamis, 25 Februari 2021 | 22:20

Benarkan Rumahnya Digeledah, Ihsan Yunus PDIP Bungkam Ditanya Hilangkan Barang Bukti Suap Bansos

Kamis, 25 Februari 2021 | 22:15

Rampung Diperiksa 7,5 Jam, Ihsan Yunus: Semuanya Sudah Disampaikan Ke Penyidik

Kamis, 25 Februari 2021 | 21:55

BMI: Pak Moeldoko Minim Prestasi Dan Buruk Bagi Mental Kepemimpinan Demokrat

Kamis, 25 Februari 2021 | 21:33

Cek Ombak, Simulasi Lawan Anies Bisa Jadi Penentu Nasib Prabowo Di 2024

Kamis, 25 Februari 2021 | 21:07

Selengkapnya