Berita

Yusuf-Riza bersama para Ketua Partai Pengusung di KPU Banyuwangi/RMOLJatim

Nusantara

Gugatan Rival Ipuk-Sugirah Di Pilkada Banyuwangi Diterima MK

SENIN, 18 JANUARI 2021 | 21:39 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gugatan Perselisihan Hasil Pemilu (PHP) Bupati-Wakil Bupati Banyuwangi 2020 yang diajukan rival Ipuk-Sugirah, Yusuf-Riza telah diregister oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan itu diajukan 21 Desember 2020 lalu.

Dalam Akta Registrasi Perkara Konstitusi nomor 87/PAN.MK/ARPK/01/2021 yang dikeluarkan MK menyebut, gugatan pasangan calon Yusuf-Riza pada Senin, 18 Januari 2021 pukul 10.00 WIB, telah dicatat dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi elektronik (e-BRPK).

"Alhamdulillah akhirnya diregistrasi. Ini yang kami tunggu. Rencananya sidang awal akan digelar antara 26 sampai 29 Januari 2021," kata Rudi Santoso, mantan tim pemenangan Yusuf-Riza seperti dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Senin (18/1/).

Dalam gugatannya itu, paslon Yusuf-Riza menunjuk Zubairi, Moch. Zaeni dan Reza Auliansyah sebagai kuasa hukum. Bahkan, tim Yusuf-Riza mengaku juga menggandeng salah satu pengacara di Jakarta.

"Untuk pengacara dari ibukota tidak kita buka dulu. Namun yang jelas dia pernah di KPK," sebutnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua KPU Banyuwangi, Dwi Anggraini Rahman segera akan menggelar rapat internal untuk mempersiapkan diri memberikan perlawanan dalam waktu dekat.

"Masih akan kita rapatkan nanti. Mungkin nanti sore atau malam nanti, karena kami baru pulang dari luar kota," pungkas Dwi.

Populer

Aktivis Myanmar: Kami Menentang Dan Mengutuk Indonesia Atas Rencana Mengirimkan Utusan Ke Burma

Rabu, 24 Februari 2021 | 08:14

Guru Besar Atomi University Jepang: Indonesia Salah Satu Benteng Demokrasi Di Asia Tenggara, Sayangnya Mundur

Senin, 22 Februari 2021 | 20:17

Sudah Di Meja Jokowi, Jaksa Agung ST Burhanuddin Dikabarkan Salah Satu Yang Bakal Dicopot

Sabtu, 20 Februari 2021 | 09:42

Andi Arief: Ternyata Ada Dendam PDIP Terhadap SBY Sebagai Menantu Jenderal Sarwo Edhie Wibowo

Rabu, 17 Februari 2021 | 20:17

Politisi PDIP Doakan Anies Binasa, Andi Sinulingga: Apakah Yang Begini Tidak Diproses?

Senin, 15 Februari 2021 | 12:37

Pindah Ibu Kota Tidak Sesuai Dengan Omongan Jokowi ‘Atasi Banjir Lebih Mudah Jika Jadi Presiden’

Senin, 22 Februari 2021 | 08:54

Jokowi Dikerubung Warga, Iwan Sumule: Rakyat Dihukum, Rakyat Diminta Maklum

Selasa, 23 Februari 2021 | 22:53

UPDATE

Benarkan Rumahnya Digeledah, Ihsan Yunus PDIP Bungkam Ditanya Hilangkan Barang Bukti Suap Bansos

Kamis, 25 Februari 2021 | 22:15

Rampung Diperiksa 7,5 Jam, Ihsan Yunus: Semuanya Sudah Disampaikan Ke Penyidik

Kamis, 25 Februari 2021 | 21:55

BMI: Pak Moeldoko Minim Prestasi Dan Buruk Bagi Mental Kepemimpinan Demokrat

Kamis, 25 Februari 2021 | 21:33

Cek Ombak, Simulasi Lawan Anies Bisa Jadi Penentu Nasib Prabowo Di 2024

Kamis, 25 Februari 2021 | 21:07

Ketua IKKT Puspen TNI Beri Bantuan Anggota Terdampak Banjir

Kamis, 25 Februari 2021 | 20:58

Tak Bisa Jawab Pertanyaan, Saksi Ahli Di Sidang Syahganda Pilih Mundur

Kamis, 25 Februari 2021 | 20:47

Indriyanto Seno Adji: Tak Semua Sengketa Pertanahan Dilabeli “Mafia Tanah”

Kamis, 25 Februari 2021 | 20:39

Enam Jam Berlalu, Ihsan Yunus Masih Dikorek Penyidik KPK Soal Korupsi Bansos Covid-19

Kamis, 25 Februari 2021 | 20:19

India-Pakistan Sepakat Akhiri Konflik Bersenjata Di Kashmir

Kamis, 25 Februari 2021 | 20:14

LaNyalla Tersentak, 332 Desa Di Kalbar Belum Nikmati Listrik, Bahkan Ada Yang Numpang Ke Malaysia

Kamis, 25 Februari 2021 | 19:59

Selengkapnya