Berita

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin/Net

Dunia

PM Muyiddin Yassin Umumkan Paket Bantuan Ekonomi Baru, Nilainya Rp 52 Triliun

SENIN, 18 JANUARI 2021 | 16:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin mengumumkan paket bantuan ekonomi baru senilai 15 miliar ringgit atau setara dengan Rp 52 triliun (Rp 3.400/ringgit) untuk meringankan dampak pandemi Covid-19.

Paket bantuan tersebut diumumkan dalam pidato yang disiarkan di televisi pada Senin (18/1). Muhyiddin sendiri menyebutnya sebagai PERMAI atau Paket Bantuan Perlindungan Ekonnomi dan Rakyat Malaysia.

"Sebanyak 22 inisiatif akan dilaksanakan di bawah PERMAI, dan didasarkan pada tiga tujuan utama. Pertama untuk memerangi pandemi Covid-19, kedua untuk melindungi kesejahteraan masyarakat, dan ketiga untuk mendukung kelangsungan bisnis," kata Muhyiddin, seperti dikutip CNA.


Muhyiddin mengatakan anggaran tersebut merupakan kelanjutan dari empat paket stimulus senilai 305 miliar ringgit atau setara dengan Rp 1.059 triliun yang telah diberikan sebelumnya.

Selain itu, paket stimulus terbaru tersebut adalah bantuan tambahan di bawah Paket Prakarsa Tambahan (PRIHATIN) senilai 10 miliar ringgit atau setara dengan Rp 34 triliun.

Pengumuman paket bantuan ekonomi tersebut muncul di tengah keadaan darurat yang diberlakukan oleh Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah pada pekan lalu.

Muhyiddin juga sudah mengumumkan perintah kontrol gerakan (MCO) selama dua pekan di sejumlah negara bagian, termasuk Penang, Selangor, Melaka, Johor, Sabah, Kuala Lumpur, Putrajaya dan Labuan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya