Berita

Pasukan Garda Nasional/Net

Dunia

Khawatir Ada Penyusup, FBI Skrining 25 Ribu Pasukan Garda Nasional

SENIN, 18 JANUARI 2021 | 11:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat (AS) tengah melakukan skrining terhadap 25 ribu pasukan Garda Nasional yang dikerahkan ke Washington DC untuk mengamankan Hari Pelantikan.

Itu dilakukan untuk menghindari adanya penyusup atau ancaman lain yang kemungkinan masuk di antara pasukan keamanan yang dikerahkan.

Sekretaris Angkatan Darat Ryan McCarthy pada Minggu (17/1) mengatakan telah memperingatkan para komandan untuk mewaspadai masalah apa pun menjelang pelantikan pada Rabu (20/1).


Namun dikutip dari Associated Press, sejauh ini tidak ada laporan atau bukti adanya ancaman.

"Kami terus melalui prosesnya, dan mengambil pandangan kedua, ketiga pada setiap individu yang ditugaskan untuk operasi ini," ujar McCarthy.

Sebanyak 25 ribu pasukan Garda Nasional yang dikerahkan dari seluruh penjuru negeri merupakan dua setengah kali lipat dari jumlah pengamanan pada pelantikan sebelumnya.

Selain itu, militer juga secara rutin melakukan peninjauan koneksi ekstremis, sementara FBI melakukan penyaringan.

Peningkatan keamanan menjelang pelantikan Presiden terpilih Joe Biden dilakukan setelah insiden kerusuhan di Capitol Hill pada 6 Januari.

Ketika itu massa pendukung Presiden Donald Trump menyerbu gedung Capitol untuk menyuarakan protes atas hasil pemilu pada 3 November. Insiden itu bukan hanya menghentikan pertemuan Kongres selama beberapa jam, namun juga merusak properti dan menelan lima korban jiwa.

Selama pelantikan sendiri, petugas keamanan menggarisbawahi pentingnya para VIP yang hadir.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya