Berita

Presiden Venezuela Nicolas Maduro/Net

Dunia

Venezuela Kirim Bantuan Oksigen Ke Brasil, Maduro Sindir Bolsonaro

SENIN, 18 JANUARI 2021 | 10:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Venezuela telah mengirim bantuan pasokan oksigen untuk negara bagian Amazon di Brasil.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Minggu (17/1) mengatakan, enam truk yang membawa sekitar 136 ribu liter oksigen telah berangkat dan kemungkinan akan tiba di perbatasan Santa Elena de Uairen pada Senin pagi (18/1).

Setelah itu, truk akan diserahkan kepada otoritas kesehatan Brasil untuk dikirim ke ibukota Amazon, Manaus yang telah kehabisan oksigen.


Berbicara dalam siaran televisi, Maduro menyebut membutuhkan waktu 14 jam untuk tiba di tempat tujuan. Nantinya pasokan oksigen yang dibawa akan digunakan untuk mengisi ulang 14 ribu tabung oksigen.

“Jika ada yang harus didahulukan di antara kita umat Kristen saat ini, itu adalah solidaritas,” kata Maduro, seperti dikutip Reuters.

"Rakyat Brasil harus tahu bahwa kami bersedia membantu Brasil sebanyak yang kami bisa, dan bahkan lebih," sambungnya.

Hubungan antara Maduro dan Presiden Brasil, Jair Bolsonaro diketahui tidak cukup baik. Terlebih Bolsonaro merupakan sekutu Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Pengiriman bantuan dari Venezuela sendiri dijadikan momentum bagi Maduro untuk menyindir Bolsonaro dengan menyebut situasi yang terjadi di Amazon adalah "bencana kesehatan Bolsonaro".

Sejak pekan lalu, otoritas kesehatan di Amazon melaporkan habisnya pasokan oksigen. Di mana kebutuhan oksigen tiga kali lipat lebih banyak daripada yang diproduksi secara lokal.

Habisnya oksigen tersebut membuat angka kematian akibat Covid-19 di sana meningkat karena banyak pasien yang meninggal karena lemas.

Selain meminta bantuan kepada negara bagian lain, otoritas kesehatan negara bagian juga telah menyampaikan permintaan bantuan kepada Amerika.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya