Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Irak Berikan Proyek Konstruksi Senilai 20 Juta Dolar AS Ke Perusahaan China

SENIN, 18 JANUARI 2021 | 07:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Irak dilaporkan telah mencapai kesepakatan dengan perusahaan China dalam proyek konstruksi senilai 20 miliar dolar AS di provinsi selatan al-Mutanna. Keterangan tersebut disampaikan oleh kepala Otoritas Investasi al-Muthanna, Adel Al-Yasiri dalam sebuah pernyataan resmi pada Minggu (17/1) waktu setempat.
 
"Proyek tersebut antara lain pembangunan pembangkit listrik dan pabrik lantai dan porselen dengan kapasitas produksi 32 ribu meter persegi per hari, serta pabrik keramik dinding dan fasad dengan kapasitas 36 ribu meter persegi per hari," kata Al-Yasiri, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Minggu (13/1).

Dia juga menyampaikan bahwa Irak telah memberikan persetujuan awal untuk membangun proyek tersebut.


“Tahap pertama proyek berjumlah 2 miliar dolar AS di mana dua lokasi telah disiapkan di dekat kilang Samawah agar perusahaan menyelesaikan prosedur yang tersisa,” ujarnya.

Proyek lain yang dicapai bersama China adalah pembangunan pabrik saniter berkapasitas 360 meter kubik per hari, pabrik keramik untuk asesoris berkapasitas 108 ribu meter persegi per bulan, serta pabrik kertas dan 125 juta karton per bulan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya