Berita

Calon tunggal Kapolri, Komjen Listyo Sigit Prabowo/Net

Politik

Kiai Yusuf Prianadi: Sulit Sekali Saya Menjelaskan Kebaikan Pak Listyo Sigit

MINGGU, 17 JANUARI 2021 | 23:14 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Pimpinan Pondok Pesantren TQN Al-Mubarok Cinangka, Serang, Banten, Raden KH Muhammad Yusuf Prianadi memberikan dukungan sepenuhnya terhadap keputusan Presiden Joko Widodo menunjuk Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal kapolri.

Kiai Yusuf menceritakan sosok Listyo Sigit saat masih menjabat Kapolda Banten.

"Sulit sekali saya menjelaskan kebaikan Pak Listyo Sigit, karena ini sudah bicara hati," kata Kiai Yusuf, Jakarta, Minggu (17/1).


KH Yusuf mengatakan, perilaku dan perbuatan Listyo Sigit sangat identik dengan ajaran Islam.

Meskipun bukan seorang muslim, kata Kiai Yusuf, kecintaan Listyo Sigit kepada pesantren dan pemuka agama sangat luar biasa.

"Begitu juga terhadap budaya Banten, beliau sangat peduli terhadap perguruan pencak silat," katanya.

Sebelumnya, Ketua Yayasan Tebuireng 8 Serang KH Ahmad Qizwini juga membeber sepak terjang calon kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo.

Kiai Ahmad bercerita, Listyo Sigit Prabowo ikut membantu mendirikan pembangunan Pondok Pesantren Tebuireng 8, Serang, Banten.

Bantuan dari Sigit, kata Kiai Ahmad, tidak hanya berupa materi tapi juga tenaga.

Saat itu, Listyo Sigit Prabowo mengerahkan 60 personelnya untuk tahap pengecoran lantai 2 gedung utama Pondok Pesantren Tebuireng 8 cabang Jombang, Jawa Timur itu.

"Gedung utama ini dibangun tahun 2017 saat Pak Sigit jadi Kapolda Banten. Bangunan ini menjadi saksi bisu bagaimana Pak Sigit ikut terlibat langsung membantu proses pembuatannya," kata Ahmad melalui siaran

"Begitu juga terhadap budaya Banten, beliau sangat peduli terhadap perguruan pencak silat," katanya.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

Pidato Berapi-api Jokowi di Rakernas PSI Diramalkan Jadi yang Terakhir

Minggu, 08 Februari 2026 | 02:33

UPDATE

Bebas Aktif Tapi di Bawah Komando Trump

Rabu, 18 Februari 2026 | 05:50

Prabowo Mirip Soeharto Tidak Mau Dispekulasikan Publik

Rabu, 18 Februari 2026 | 05:28

Belasan Siswa SMK Cedera Akibat Panggung Acara Perpisahan Ambruk

Rabu, 18 Februari 2026 | 04:58

Modeling Budidaya Lobster di Batam Penuhi Kebutuhan Imlek

Rabu, 18 Februari 2026 | 04:42

Polisi Lakukan Ekshumasi Selidiki Kematian Santri di Wonogiri

Rabu, 18 Februari 2026 | 04:21

Sate Maranggi Mbah Goen Hadirkan Sentuhan Budaya Sunda dan Wisata Alam

Rabu, 18 Februari 2026 | 03:58

Green Jobs Class Solusi Atasi Masalah Sampah di Kota Bandung

Rabu, 18 Februari 2026 | 03:36

TNI Gercep Atasi Sedimentasi di Perairan Aceh Tamiang

Rabu, 18 Februari 2026 | 03:19

Legislator PKB Minta Pemprov Hati-hati Terapkan Opsen Pajak Kendaraan

Rabu, 18 Februari 2026 | 02:59

Puluhan Warga Keracunan di Purworejo Tidak Terkait MBG

Rabu, 18 Februari 2026 | 02:33

Selengkapnya