Berita

Sejumlah perusahaan layanan transportasi menangguhkan operasi di Washington DC selama Hari Pelantikan/Net

Dunia

Perusahaan Transportasi Setop Layanan Di Washington DC Menjelang Hari Pelantikan

MINGGU, 17 JANUARI 2021 | 12:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sejumlah perusahaan transportasi di Amerika Serikat (AS) telah menangguhkan layanan mereka untuk rute Washington DC mulai Minggu (17/1) hingga hari pelantikan pada Rabu (20/1).

Keputusan itu diambil untuk meningkatkan keamanan di ibukota pada saat pelantikan. Sebelumnya Biro Investigasi Federal (FBI) memperingatkan akan adanya gelombang protes bersenjata selama pekan pelantikan Presiden terpilih Joe Biden di seluruh penjuru negeri.

Anggota Kongres AS yang juga menjadi ketua Komite Pengawas, Carolyn Maloney telah mengirim surat ke berbagai perusahaan layanan bus dan sewa mobil, serta hotel, untuk membantu pemerintah mencegah kemungkinan adanya kerusuhan menjelang pelantikan.


Di antara perusahaan yang menerima surat tersebut adalah Megabus, Greyhound, BoltBus, Peter Pan, Hyatt, Hilton dan Marriott.

"Stasiun Union Washington DC akan ditutup mulai Minggu, 17 Januari hingga Rabu, 20 Januari, karena kegiatan pelantikan," begitu pengumuman Greyhound dalam situsnya, seperti dikutip Sputnik.

Seorang jurubicara Megabus membuat pernyataan serupa, di aman layanannya hanya mungkin mencapai Baltimore.

Selain layanan transportasi, National Mall juga telah ditutup sepanjang pekan pelantikan Biden. Sementara pasukan Garda Nasional saat ini telah disiapkan untuk menjaga keamanan di Capitol.

Pengetatan keamanan di Washington DC dilakukan untuk menghindari insiden kerusuhan serupa yang terjadi di Capitol Hill pada 6 Januari.

Kerusuhan itu dipicu oleh massa pendukung Presiden Donald Trump yang memprotes hasil pemilihan. Mereka merangsek masuk ke gedung parlemen untuk menghentikan proses pengesahan kemenangan Biden.

Insiden di Capitol Hill sendiri bukan hanya menimbulkan kerusakan properti, namun juga menelan lima korban jiwa.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya