Berita

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong/PSSI

Sepak Bola

Berharap Liga Kembali Bergulir, Shin Tae-Yong: Kalau Tak Ada Kompetisi, Bagaimana Saya Memantau Pelaksanaan Program?

JUMAT, 15 JANUARI 2021 | 16:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tak para pemain, klub, hingga suporter yang sangat berharap kompetisi sepak bola di tanah air kembali digulirkan. Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong juga punya harapan serupa.

Sebab, tanpa ada kompetisi, dirinya akan sulit memantau para pemain yang dinilai pantas dan layak membela tim Merah Putih. Dia berharap kompetisi Liga 1 dan Liga 2 bisa kembali dijalankan pada awal tahun ini.

"Tentu saya sebagai pelatih Timnas Indonesia ingin Liga 1 dan 2 segera bergulir. Hal ini sangat penting karena saya bisa memantau para pemain dan melihat perkembangan mereka," ucap Shin Tae-yong, dikutip Redaksi dari laman resmi PSSI, Jumat (15/1).


Diterangkan eks pelatih Timnas Korsel di Piala Dunia 2018 itu, hanya melalui kompetisi para pemain akan ditempa dengan baik. Melalui kompetisi para pemain akan merasakan atmosfer pertandingan yang sesungguhnya.

"Ini beda kalau hanya training camp dan uji coba dengan timnas negara lain atau klub," imbuh Shin Tae-yong.

Karena itulah, Shin Tae-yong meminta masyarakat maupun pihak terkait mendukung PSSI untuk menggulirkan kembali kompetisi Liga 1 dan 2 dalam waktu dekat ini.

"Kalau tidak ada kompetisi Liga 1 dan Liga 2 bagaimana saya bisa memantau pelaksanaan program yang sudah saya siapkan? Kompetisi merupakan jantung pembinaan, saya bisa saja mengambil pemain baru untuk skuat Timnas U-19, U-23 maupun senior nantinya," tandas pelatih 51 tahun tersebut.

PSSI sendiri berencana mengadakan rapat Komite Ekskutif terkait nasib kompetisi Liga 1 dan Liga 2 pada pertengahan bulan ini. Opsi yang muncul adalah melanjutkan kompetisi Liga 1 2020 dengan disertai penerapan protokol kesehatan. Atau menggelar kompetisi musim 2021.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya