Berita

Pasien Covid-19/Net

Dunia

Kehabisan Oksigen, Kematian Pasien Covid-19 Di Amazon Brasil Melonjak

JUMAT, 15 JANUARI 2021 | 13:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah negara bagian Amazon di Brasil melaporkan pihaknya kehabisan oksigen untuk menangani pasien Covid-19. Akibatnya terjadi lonjakan baru kematian akibat penyakit tersebut.

Otoritas kesehatan mengatakan persediaan oksigen telah habis di beberapa rumah sakit dan bangsal perawatan intensif sangat penuh sehingga banyak pasien diangkut ke negara bagian lain.

Sekretaris kesehatan Amazon Marcellus Campelo mengatakan negara bagian membutuhkan oksigen hampir tiga kali lebih banyak daripada yang dapat diproduksi secara lokal dan meminta pasokan dari negara bagian lain.


Anggota Kongres Amazon, Marcelo Ramos menyebut pemerintah negara bagian telah meminta bantuan kepada Amerika Serikat (AS) untuk mengirim tabung oksigen dengan pesawat angkut militer.

Sementara itu, menurut seorang pakar kesehatan masyarakat dari Fiocruz Amazonia, Jesem Orellana menyebut banyaknya orang yang meninggal karena Covid-9 di ICU tanpa oksigen.

"Oksigen habis dan rumah sakit telah berubah menjadi kamar mati lemas. Pasien yang berhasil selamat bisa mengalami kerusakan otak permanen," jelasnya.

Seorang perempuan bernama Raissa Floriano sembari menangis mengaku tengah mencari tabung oksigen untuk ayahnya yang berusia 73 tahun, Alfonso.

Alfonso sendiri dirawat di rumah sakit 28 de Agosto di Manaus karena menderita Covid-19.

"Mereka mengambil oksigen dari ayah saya," kata Floriano.

Brasil sendiri saat ini tengah dikhawatirkan dengan munculnya varian baru virus corona. Saat ini para peneliti belum mengetahui seberapa menularnya varian tersebut.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya