Berita

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena dalam serial webinar Tanya Jawab Cak Ulung bertema Politik Vaksin Covid-19/RMOL

Politik

Pimpinan Komisi IX: Penolakan Ribka Tjiptaning Karena Penjelasan Pemerintah Tidak Clear Soal Vaksin

KAMIS, 14 JANUARI 2021 | 15:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan kontroversial anggota Komisi IX DPR fraksi PDIP, Ribka Tjiptaning yang menolak disuntik vaksin merupakan gambaran dinamika pembahasan vaksinasi yang sebelumnya dilakukan antara pemerintah dan Komisi IX DPR RI.

"Pernyataan Mbak Ribka bagian dari menggambarkan situasi di Komisi IX yang merekam berbagai pendapat, aspirasi, catatan di lapangan," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena dalam serial webinar Tanya Jawab Cak Ulung bertema 'Politik Vaksin Covid-19' yang digelar Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (14/1).

Ia mengatakan, salah satu yang menjadi persoalan di Komisi IX adalah minimnya penjelasan dari pemerintah mengenai teknis vaksinasi, baik dari Kementerian Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), maupun dari Bio Farma.


Sejauh ini, Komisi IX menilai pemerintah belum membeberkan secara gamblang bagaimana vaksin Sinovac masuk ke tubuh masyarakat Indonesia, hingga dampak yang ditimbulkan.

Kendati demikian, pihaknya memastikan mayoritas anggota Komisi IX DPR RI tak mempermasalahkan vaksinasi massal yang dilakukan pemerintah dalam rangka melindungi masyarakat dari Covid-19.

"Secara umum di Komisi IX tidak ada masalah dengan vaksinasi. Mayoritas bisa memahami sejauh ada penjelasan yang rasional dan argumentatif, baik dari BPOM, Bio Farma, dan Kemenkes," tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya