Berita

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen/Net

Dunia

Gagal Kunjungi Taiwan, Dubes AS Telepon Presiden Tsai Ing-wen

KAMIS, 14 JANUARI 2021 | 13:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Meski gagal mengunjungi Taiwan, Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Kelly Craft melakukan panggilan telepon dengan Presiden Tsai Ing-wen.

Dalam panggilan teleponnya dengan Tsai, Craft mengatakan bahwa AS akan selalu mendukung Taiwan. Ia bahkan memuji bagaimana Taiwan adalah model yang baik untuk penanganan Covid-19.

Hal itu diungkap oleh Craft dalam unggahan di akun Twitter-nya pada Rabu (13/1), seperti dikutip Reuters. Ia menyebut suatu kehormatan besar baginya untuk berbicara dengan Tsai.


"Kami membahas banyak, Taiwan adalah model bagi dunia, seperti yang ditunjukkan oleh keberhasilannya dalam memerangi Covid-19 dan semua yang ditawarkan Taiwan di bidang kesehatan, teknologi, dan sains mutakhir," ujar Craft.

"Sayangnya Taiwan tidak dapat membagikan keberhasilan tersebut di tempat-tempat PBB, termasuk Majelis Kesehatan Dunia, sebagai akibat dari hambatan RRC," tambah Craft, merujuk pada Republik Rakyat China.

"Saya menjelaskan kepada Presiden Tsai bahwa AS berdiri bersama Taiwan dan akan selalu, sebagai teman dan mitra, berdiri bahu membahu sebagai pilar demokrasi," imbuhnya.

Penggilan telepon dengan Tsai dilakukan setelah Departemen Luar Negeri AS mengumumkan kunjungan Craft ke Taiwan dibatalkan karena dilakukan menjelang transisi pemerintahan Joe Biden.

Kunjungan Craft akan menjadi sangat simbolis karena Taiwan bukan anggota PBB karena keberatan China. Beijing mengatakan hanya mereka yang memiliki hak untuk berbicara untuk Taiwan di panggung internasional.

Kantor kepresidenan Taiwan mengatakan Tsai dan Craft telah membahas partisipasi internasional Taiwan, hubungan Taiwan-AS, dan masa depan demokrasi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya