Berita

Posko terpasu pencarian SJ-182 di JICT/RMOL

Nusantara

Di Posko Pencarian SJ-182 JICT Banyak Yang Reaktif Corona

KAMIS, 14 JANUARI 2021 | 13:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman menyampaikan di posko pencarian puing dan jasad korban Sriwijaya Air, di Jakarta International Container Terminal (JICT) banyak yang reaktif pandemi Covid-19.

“Ya orang yang ada di sini. Yang memeriksakan diri, kan tidak semua memeriksakan diri. Tapi dari yang memeriksakan diri itu, ada petugas, ada media, ada relawan. Ternyata banyak yang reaktif,” ucap Rasman kepada wartawan, Kamis (14/1).

Oleh karena itu, dia menegaskan agar seluruh masyarakat yang datang ke JICT baik kalangan media, petugas maupun sipil harus mampu menjaga protokol kesehatan.


“Artinya, di sekeliling kita ini ada wabah itu. Oleh karena itu saya menekankan untuk mari kita disiplin terhadap protokol kesehatan. Angkanya ada di petugas kesehatan, cuman saya dilaporkan bahwa banyak yang reaktif,” tegasnya.

Mendapati ada sejumlah orang yang reaktif Covid-19, pihak Basarnas langsung melakukan swab test kepada orang tersebut untuk kemudian dilakukan isolasi.

“Langsung di-swab, kemudian langsung diisolasi, kan prosedurnya begitu. Tidak boleh lagi berkeliaran di sini. Langsung diisolasi, tidak boleh berkegiatan lagi di sini,” katanya.

Dia belum dapat memastikan orang-orang yang reaktif Covid-19 tersebut apakah masih bekerja di JICT atau tidak.

Meski demikian, tim Basarnas bakal melakukan tes Covid-19. Tujuanya, untuk mengantisipasi banyaknya kasus positif di JICT.

“Saya belum tahu orangnya. Kan orangnya di sini macem-macem, ada media, ada pendukung, ada sopir, ada yang ngantar logistik. Ini satuan-satuan ini kan banyak sekali, mereka membuka sendiri, dari Basarnas juga membuka untuk pelaksanaan antigen,” tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya