Berita

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/RMOLJabar

Politik

Ribka Tjiptaning Tolak Vaksin, Ridwan Kamil: Harusnya Wakil Rakyat Semangat Tuntaskan Covid-19

RABU, 13 JANUARI 2021 | 21:25 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penolakan vaksin yang disampaikan anggota DPR RI Fraksi PDIP, Ribka Tjiptaning dinilai tak mencerminkan semangat menuntaskan pandemi Covid-19 yang seharusnya disuarakan wakil rakyat.

"Tanggung jawab semua orang sebagai wakil rakyat, publik figur, pemimpin adalah memberikan semangat agar pandemi Covid-19 ini cepat selesai oleh solusi-solusi yang rasional," kata Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (13/1).

Ia enggan mengomentari lebih dalam mengenai sikap Ribka yang berseberangan dengan PDIP yang justru mendukung vaksinasi dari pemerintah. Namun demikian, ia menduga penolakan tersebut karena menganggap uji klinis vaksin Sinovac belum selesai.


"Yang saya tahu, tokoh ini menolak kalau vaksinnya belum selesai, pengetesannya belum selesai. Kalau saya baca begitu ya, mohon maaf ya," katanya seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar.

Atas dasar itu, ia pun menilai anggapan Ribka soal uji klinis vaksin Sinovac yang digelar Bio Farma dan Tim Uji Klinis dari Universitas Padjadjaran (Unpad) belum tuntas sebagai pandangan yang salah.

"Saya kira wajar kalau (menganggap) tesnya belum selesai, tapi kan mungkin ada mis komunikasi ya. Bio Farma itu tesnya sudah selesai," ungkapnya.

Menurutnya, tuntasnya uji klinis ditandai dengan keluarnya izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait penggunaan vaksin Sinovac dalam keadaan darurat atau emergency use authorization (EUA).

"Makanya diumumkan oleh BPOM kan keberhasilannya," tegasnya.

Karenanya, Emil mengajak semua pihak untuk menyampaikan fakta-fakta bahwa vaksin Sinovac sudah siap diedarkan dan disuntikkan dalam program vaksinasi Covid-19. Terlebih, Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun telah mengeluarkan fatwa bahwa vaksin Sinovac suci dan halal.

"Jadi, saya kira mari sampaikan fakta-fakta. Kalau BPOM dan MUI sudah berfatwa, artinya vaksin itu sudah siap diedarkan dan digunakan sebagaimana kita mendapatkan vaksin-vaksin lain di luar pandemi Covid-19," tandasnya.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

PT DSI Fokus Genjot Ekspor 3 Komoditas Ini

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:53

Kasus Abu Janda jadi Ujian Polri, Akankah Pilih Kasih?

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:32

Nahdliyin DIY Soroti Konflik PBNU dan Arah Organisasi

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:10

Prabowo Dijadwalkan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Besok

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:01

Kedekatan Prabowo dengan Tiga Pemimpin Adidaya Untungkan Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:43

Kamboja Bebaskan Denda Overstay 5.950 WNI Terjerat Kasus Online Scam

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24

Rekam Jejak Ryamizard Ryacudu: Dari Titisan Darah Militer hingga Kursi Eksekutif

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:05

Meski Disidangkan, Kasus LCC Empat Pilar Perlu Pertimbangkan Jalan Damai

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:44

Program Bioflok Presiden Prabowo di Karawang Sukses Panen Raya 1,2 Ton Ikan Nila

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:34

Warisan Bung Tomo: Lawan Pemimpin yang Tak Berpihak pada Rakyat Kecil!

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya