Berita

Duta Besar AS untuk Maroko, David Fischer/Net

Dunia

Dubes Fischer: AS Siap Dorong Investasi Dan Proyek Pembangunan Di Sahara Maroko

RABU, 13 JANUARI 2021 | 08:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) berkomitmen untuk mendorong investasi dan proyek pembangunan di kawasan Sahara Maroko.

Itu disampaikan oleh Duta Besar AS untuk Maroko, David Fischer ketika melakukan kunjungan bersama delegasi negeri Paman Sam ke Dakhla pada Minggu (10/1).

Dalam kunjungan tersebut, Fischer beserta para delegasi yang datang dari AS yang dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri untuk Timur Tengah David Schenker, bertujuan untuk meninjau proses pembukaan konsulat fisik di Dakhla.


"Perjalanan kami hari ini ke Dakhla adalah tonggak bersejarah lainnya dalam lebih dari 200 tahun persahabatan antara Kerajaan Maroko dan AS," terang dia, seperti keterangan tertulis yang diterima redaksi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (13/1).

"Saya mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Yang Mulia Raja Mohammed VI, atas dedikasinya yang teguh pada persahabatan AS-Maroko sehingga memungkinkan kunjungan hari ini ke Dakhla," tambahnya.  

Fischer mengatakan, pembukaan konsulat di Dakhla akan memungkinkan AS mendapat keuntungan dari posisi strategis Maroko sebagai pusat perdagangan di Afrika, Eropa, dan Timur Tengah.

"Secara khusus, ini akan mendukung dan mendorong proyek investasi dan pembangunan yang membawa manfaat nyata bagi kawasan itu," lanjutnya.

Kunjungan para delegasi dari AS sendiri disambut hangat oleh Menteri Luar Negeri Maroko Nassir Bourita.

Dalam lawatannya, mereka mengunjungi cabang lokal dari Phosboucraa Foundation untuk mempelajari lebih lanjut tentang upaya untuk mempromosikan kewirausahaan, pembangunan sosial, dan nilai keterlibatan sipil bagi komunitas di Dakhla.

Sejak memproklamasikan kedaulatan penuh Maroko atas wilayah Sahara Maroko pada 10 Desember, AS bertujuan untuk membuka konsulat di wilayah Dakhla.

Dua pekan kemudian, 24 Desember, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengumumkan pembentukan Virtual Presence Post atau Pos Kehadiran Virtual (VPP).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya