Berita

Temuan barang dari Sriwijaya Air/RMOL

Politik

Penemuan Pakaian Anak Warna Pink Tidak Cukup Untuk Identifikasi Korban

MINGGU, 10 JANUARI 2021 | 12:30 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Barang temuan dari Kopaska TNI AL berupa serpihan ban dan pakaian anak berwarna pink telah diserahkan kepada Kepala Urusan DVI Subbid Dokpol Biddokkes Polda Metro Jaya Kompol Asep Winardi di Posko JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1).

Asep mengatakan temuan tersebut akan diserahkan kepada KNKT untuk dilakukan pemeriksaan guna mencari tahu penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta menuju Pontianak.

“Setelah memeriksakan barang yang diserahkan kri kurau kami mengambil properti berupa baju anak-anak warna pink. Serpihan-serpihan berbadan pesawat akan kami serahkan ke KNKT. Properti korban dari pesawat Sriwijaya Air yang jatuh,” ucap Asep di JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1).


Dia menerangkan Tim DVI sulit mengidentifikasi korban Sriwijaya Air jika hanya mengandalkan temuan barang semata.

“Kami Tim DVI, untuk properti sebagai pelengkap. Untuk mengaitkan korban sangat susah. Nanti properti korban kita kumpulkan di posko ante mortem. Nanti keluarga atau sanak keluarga mungkin bisa mengetahui,” katanya.

Asep menambahkan Tim DVI masih harus mencari jasad korban guna mencocokkan antara DNA korban dengan pakaian yang dikenakan.

“Masih agak jauh (kalau hanya properti). DVI itu mengumpulkan tubuh atau potongan-potongan tubuh, dan properti seperti kemeja jam tangan. Kaos anak-anak warna pink,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya