Berita

Wakil Ketua Komisi VIII bidang Keagamaan, TB Ace Hasan Syadzily/Net

Politik

Ace Hasan: Kalau Sudah Uji Klinis Dan Tingkat Efikasinya Jelas, Maka Vaksin Itu Seharusnya Halal

JUMAT, 08 JANUARI 2021 | 16:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Hingga kini publik masih bertanya-tanya perihal kehalalan vaksin Sinovac yang belum juga dikeluarkan MUI. Pun belum adanya surat izin edar atau emergency used authorization (EUA) dari BPOM.

Menurut Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI bidang keagamaan, TB Ace Hasan Syadzily, kehalalan vaksin harus seiring dengan tingkat efikasi dari vaksin Covid-19.

“Sejauhmana tingkat efikasinya terhadap pengguna vaksin itu. Hal tersebut seiring dengan hasil penyelidikan yang dilakukan BPOM. Kalau vaksinnya sudah melalui uji klinis dan dinyatakan tingkat efikasinya jelas, maka kehalalan sudah seharusnya diberikan,” ucap Ace kepada wartawan, Jumat (8/1).


Legislator dari Fraksi Golkar ini mengatakan, masyarakat sudah menunggu kehalalan produk vaksin Sinovac. Sehingga diharapkan dengan dikeluarkannya fatwa halal dari MUI masyarakat tidak perlu ragu lagi untuk disuntikkan vaksin tersebut.

“Dalam prinsip Islam, keselamatan jiwa itu harus menjadi prioritas dalam kondisi apapun, apalagi dalam kondisi darurat. Covid-19 ini masih mengancam keselamatan manusia. Saat ini seluruh dunia menunggu vaksin agar dapat menghindari penularan Covid,” jelas Ace.

Ace kemudian mengutip surah Al Baqarah ayat 173, perihal kehalalan sebuah makanan yang berbunyi, "Barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Dia menambahkan, dalam prinsip qawaidul fiqhiyah: Adh-Dharurat Tubihu Al-Mahzhurat, yang artinya “dalam kondisi darurat, hal-hal yang terlarang dibolehkan”.

“Jadi, andaikan dalam unsur vaksin Covid-19 ini ditemukan masih mengandung unsur yang tidak halal dan belum ditemukan vaksin yang betul-betul halal, maka hal tersebut dapat dipergunakan dalam rangka menyelamatkan jiwa manusia,” demikian Ace Hasan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya