Berita

Relawan Pasutri for DKI Jakarta/Rep

Nusantara

Relawan "Pasutri" Dideklarasikan Untuk Siapkan Mesin Politik Tri Rismaharini Di Pilkada Jakarta

JUMAT, 08 JANUARI 2021 | 14:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sekelompok anak muda akan mendeklarasikan relawan "Pasutri for DKI Jakarta". Kata Pasutri adalah singkatan dari Pasukan Tri Rismaharini.

Pasutri for DKI Jakarta rencananya akan diperkanalkan ke publik pada Sabtu besok (9/1). Pasutri for DKI Jakarta memiliki tagline "Membangun Jakarta untuk Semua".

Rencana awal deklarasi akan digelar di Restoran Handayani, Matraman Raya, Jakarta Timur, tapi karena masih situasi pandemi Covid-19, dan dikhawatirkan akan banyak orang, pihak restoran tidak bersedia.

Ketua Relawan Pasutri for DKI Jakarta, Khoirul Amin mengatakan, saat ini pihaknya masih mencari alternatif. Apakah akan mencari tempat lain, atau cukup acara kecil-kecilan tanpa menghadirkan wartawan.

"Kami dan pihak restoran takut dibubarkan. Jadi sekarang kami masih cari alternatif, paling nanti kami hanya mengirimkan rilis dan foto-foto acara kepada rekan-rekan wartawan," ujar Amin saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/1).

Dijelaskan, deklarasi besok hanya memperkenalkan Pasutri for DKI Jakarta. Jadi tidak akan banyak orang, paling 5 sampai 10 orang. Adapun deklarasi besar-besaran dari seluruh wilayah Jakarta, masih diagendakan.

Amin mengungkapkan, anak muda yang menggawangi Pasutri for DKI Jakarta adalah kaum milenial yang berasal dari Jawa Timur. Anak muda beragam latar belakang ini tinggal dan berdomisili di ibukota DKI Jakarta.

Adapun tujuan membentuk relawan ini, sesuai dengan namanya, mendorong dan memperjuangan Tri Rismaharini maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta pada pilkada mendatang.

Tri Rismaharini adalah mantan Walikota Surabaya, Jawa Timur, dua periode. Saat ini dia dipercaya sebagai Menteri Sosial.

Ditambahkan Amin, pembentukan Pasutri for DKI Jakarta yang rencananya hingga ke tingkat RT/RW, adalah sebagai mesin politik Risma kelak.

"Pilkada memang masih lama, jadi kami siapkan sejak awal. Kami menyiapkan mesin politik, persoalan jadi nanti, kami sudah siap, kalau pun tidak jadi, tidak apa-apa," ucapnya.

Kemungkinan pilkada tahun 2022 dan tahun 2023 masih terbuka untuk digelar, dimana DPR RI masih membuka wacana normalisasi pilkada dalam revisi UU Pemilu. Kalau jadi digelar, DKI akan menggelar pilkada pada 2022.

Risma sendiri sudah pernah disebut-sebut pada Pilkada DKI 2017.

Beberapa pengamat memprediksi, Risma salah satu yang akan dipertimbangkan PDI Perjuangan maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta pada pilkada mendatang.

Populer

Aktivis Myanmar: Kami Menentang Dan Mengutuk Indonesia Atas Rencana Mengirimkan Utusan Ke Burma

Rabu, 24 Februari 2021 | 08:14

Guru Besar Atomi University Jepang: Indonesia Salah Satu Benteng Demokrasi Di Asia Tenggara, Sayangnya Mundur

Senin, 22 Februari 2021 | 20:17

Sudah Di Meja Jokowi, Jaksa Agung ST Burhanuddin Dikabarkan Salah Satu Yang Bakal Dicopot

Sabtu, 20 Februari 2021 | 09:42

Jokowi Tidak Perlu Dihukum Dan Habib Rizieq Bisa Diangkat Jadi Duta Prokes

Jumat, 26 Februari 2021 | 10:38

Kemang Banjir, JK: Gubernur Yang Kasih Izin Mall Harus Tanggung Jawab

Jumat, 26 Februari 2021 | 15:39

Pindah Ibu Kota Tidak Sesuai Dengan Omongan Jokowi ‘Atasi Banjir Lebih Mudah Jika Jadi Presiden’

Senin, 22 Februari 2021 | 08:54

Jokowi Dikerubung Warga, Iwan Sumule: Rakyat Dihukum, Rakyat Diminta Maklum

Selasa, 23 Februari 2021 | 22:53

UPDATE

Jokowi Cabut Perpres Investasi Miras, Prof Abdul Mu'ti: Pemerintah Harus Lebih Sensitif Masalah Akhlak

Selasa, 02 Maret 2021 | 22:57

Rembuk Nasional Perunggasan Nasional VIII Canangkan Gerakan Makan Ayam Dan Telur

Selasa, 02 Maret 2021 | 22:39

Tidak Ada Studi Menyatakan Investasi Miras Sejahterakan Rakyat, Justru Bebani Ekonomi Hingga 5,44 Persen PDB

Selasa, 02 Maret 2021 | 22:38

Wagub Jakarta Minta Masyarakat Tenang Tanggapi Kabar Varian Baru Covid-19

Selasa, 02 Maret 2021 | 22:32

Pandemi Belum Berakhir, Tokoh Papua Ingatkan Pentingnya Menjaga Keutuhan NKRI

Selasa, 02 Maret 2021 | 22:27

Pakar Hukum: Kerumunan Di Maumere Spontan, Tak Ada Unsur Pidana

Selasa, 02 Maret 2021 | 22:27

Mahasiswa Untirta Meninggal Usai Diklat Mapala, Begini Penjelasan Kampus

Selasa, 02 Maret 2021 | 22:11

Yusril Ihza Mahendra: Jokowi Harus Terbitkan Perpres Baru Pengganti 10/2021

Selasa, 02 Maret 2021 | 21:48

Yakin Tanpa Ada Perpecahan, ARB Dukung Mubes Kosgoro 1957 Di Cirebon

Selasa, 02 Maret 2021 | 21:43

Secara Jumlah Mirip Satu Tahun Lalu, Tapi Yang Ditemukan Hari Ini Kasus Varian Baru Covid-19 Dari Inggris

Selasa, 02 Maret 2021 | 21:28

Selengkapnya