Berita

Walikota Washington DC Muriel Bowser/Net

Dunia

Walikota Washington DC Perpanjang Keadaan Darurat, Agen Secret Service Dikerahkan Ke Capitol Hill

KAMIS, 07 JANUARI 2021 | 11:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Walikota Washington DC Muriel Bowser telah mengumumkan perpanjangan keadaan darurat publik selama 15 hari akibat kerusuhan di Capitol Hill pada Rabu (6/1).

Dengan perpanjangan tersebut, maka keadaan darurat akan berlaku hingga 21 Januari 2021, atau sehari setelah Presiden terpilih Joe Biden dilantik.

"Orang-orang tidak puas dengan putusan pengadilan dan temuan Dewan Pemilihan Negara, serta beberapa orang mengharapkan untuk melanjutkan protes kekerasan saat pelantikan," kata Bowser, seperti dikutip CNN.


Sebelumnya, Bowser juga sudah memberlakukan jam malam yang dimulai pada Rabu pukul 6 sore hingga Kamis (7/1) pukul 6 pagi waktu setempat.

"Selama jam malam, tidak ada orang, selain orang yang ditunjuk oleh walikota, yang boleh berjalan, bersepeda, berlari, berkeliaran, berdiri atau mengendarai mobil atau moda transportasi lainnya di jalan, gang, taman, atau tempat umum lainnya di dalam Distrik," katanya.

Pada saat yang bersamaan, US Secret Service (USSS) juga mengumumkan telah menambah agen tambahan dari Gedung Putih, Observatorium Angkatan Laut, dan markasnya untuk mengamankan situasi di Capitol Hill.

Pengerahan itu dilakukan setelah USSS mendapatkan permintaan bantuan dari Polisi Capitol.

Kerusuhan di Capitol Hill bermula ketika para pendukung Presiden Donald Trump memprotes hasil pilpres 2020 yang memenangkan Biden. Mereka berkumpul di Washington DC untuk mengganggu Sidang Kongres yang akan mengesahkan kemenangan Biden.

Situasi menjadi tidak terkendali ketika para pendukung Trump bentrok dengan petugas keamanan lalu merangsek masuk ke Gedung Kongres, merusak properti, hingga menghentikan sidang.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya