Berita

Pengujian massal Covid-19 di China/Net

Dunia

Corona Bangkit Lagi, China Lockdown Kota Shijiazhuang Di Hebei

KAMIS, 07 JANUARI 2021 | 10:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Lonjakan kasus harian Covid-19 di Provinsi Hebei membuat China memberlakukan pengetatan kontrol untuk menghentikan infeksi.

Sebelumnya, otoritas sudah memberlakukan lockdown di kota Shijianzhuang karena meningkatnya kasus harian pada level tertinggi selama beberapa bulan terakhir. Koneksi kereta api, transportasi udara, dan jalan raya ditutup. Kota dengan populasi 11 juta jiwa itu juga dikontrol dengan ketat.

Pada Rabu (6/1) Shijiazhuang mengonfirmasi 63 kasus Covid-19. Para ahli di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China memperingatkan, angka tersebut kemungkinan akan bertambah dalam beberapa hari mendatang.


Hari ini, Kamis (7/1), otoritas mengonfirmasi 51 kasus baru Covid-19 di Hebei, sebagian besar muncul di Shijiazhuang. Selain itu, terdapat juga 69 kasus asimtomatik yang dilaporkan pada hari yang sama. Maka totalnya, Hebei melaporkan 120 kasus harian, tertinggi dalam beberapa bulan terakhir.

Dimuat Associated Press, selain Shijiazhuang, pengetatan kontrol juga diberlakukan di Shenyang dan Dalian.

Meningkatkan kewaspadaan terhadap gelombang baru infeksi, China telah membatasi perjalanan untuk liburan Tahun Baru Imlek yang akan berlangsung pada pertengahan Februari.

Provinsi Hebei sendiri sudah memasuki mode masa perang pada Selasa (5/1), setelah melaporkan 51 kasus Covid-19 yang ditransmisikan secara lokal.

Selain di Hebei, Provinsi Liaoning juga mengalami peningkatan kasus Covid-19 yang sebagian besar dilaporkan di Kota Dalian.

Sementara pihak berwenang di Provinsi Guangdong pada Rabu malam melaporkan adanya kasus baru Covid-18 yang terkait dengan varian baru virus corona di Afrika Selatan.

Sejauh ini, China sudah mengonfirmasi 87.278 kasus Covid-19 dengan 4.634 kematian. Angka kasus di China tidak termasuk dengan asimtomatik.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya