Berita

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin/Net

Dunia

Kunjungi Sudan Untuk Pertama Kalinya, Menteri Keuangan AS Fokus Bahas Ekonomi Dan Kemungkinan Keringanan Utang

KAMIS, 07 JANUARI 2021 | 09:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin tiba di Sudan pada Rabu (6/1) waktu setempat, dalam kunjungan pertama yang dilakukan oleh seorang pejabat senior Amerika sejak pemerintahan Presiden Donald Trump menghapus negara Afrika itu dari daftar negara sponsor terorisme.

Mnuchin mendarat di bandara internasional Khartoum, di mana dia diterima oleh penjabat Menteri Keuangan Heba Mohammed Ali, dan Kuasa Usaha AS di Sudan Brian Shukan, kata kantor perdana menteri dalam sebuah pernyataan.

“Ini adalah kunjungan pertama seorang kepala keuangan AS ke Sudan,” kata pernyataan itu, seperti dikutip dari Al-Arabiya, Kamis (7/1).


Selama di Sudan, Mnuchin juga akan bertemu dengan Presiden Mesir Abdel-Fattah el-Sissi, sekutu dekat Trump. Kunjungan tersebut adalah bagian dari kesibukan selama hari-hari terakhir pemerintahan Trump.

Menteri Keuangan AS juga diperkirakan akan bertemu dengan para pemimpin Sudan, termasuk kepala dewan kedaulatan yang berkuasa Jenderal Abdel-Fattah Burhan, dan Perdana Menteri Abdalla Hamdok.
“Kunjungan satu hari Mnuchin difokuskan pada ekonomi negara yang sedang berjuang dan kemungkinan bantuan ekonomi AS, termasuk potensi keringanan utang,” kata pernyataan itu.

Sudan sendiri saat ini memiliki lebih dari 60 miliar dolar AS utang luar negeri, dan keringanan utang serta akses ke pinjaman luar negeri secara luas dipandang sebagai pintu gerbang menuju pemulihan ekonomi.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo pada Agustus menjadi diplomat tertinggi Amerika pertama yang mengunjungi Sudan sejak 2005, ketika Condoleezza Rice berkunjung. Pompeo juga merupakan pejabat AS paling senior yang mengunjungi negara Afrika itu sejak penggulingan Omar al-Bashir tahun lalu.

Bulan lalu, pemerintahan Trump menyelesaikan penghapusan Sudan dari daftar negara sponsor terorisme AS. Langkah tersebut merupakan insentif utama bagi pemerintah di Khartoum untuk menormalisasi hubungan dengan Israel .

Kedua negara, Sudan dan Israel, telah sepakat untuk memiliki hubungan diplomatik penuh, menjadikan Sudan negara Arab ketiga - setelah Uni Emirat Arab dan Bahrain - yang bergerak untuk menormalisasi hubungan dengan Israel akhir tahun lalu, yang kemudian disusul oleh Maroko.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya