Berita

Pasukan keamanan dikerahkan untuk atasi kerusuhan di Capitol Hills/Net

Dunia

Pentagon: 1.100 Personel Dikerahkan Untuk Amankan Situasi Di Capitol Hill

KAMIS, 07 JANUARI 2021 | 09:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sekitar 1.100 anggota Pengawal Nasional DC dikerahkan untuk mengamankan kerusuhan di Capitol Hill, Rabu (6/1). Ratusan pendukung menyerbu gedung senat dan mengacaukan sidang kongres yang akan mengumumkan kemenangan Joe Biden.

Juru bicara Pentagon Jonathan Hoffman mengatakan para pemimpin pertahanan telah melakukan kontak dengan kota dan kepemimpinan kongres.

Sebanyak 1.100 Pengawal DC diaktifkan, sebagian dikirim ke gudang senjata kota, sementara pasukan penjaga akan digunakan di pos pemeriksaan untuk tugas serupa lainnya, serta membantu mengamankan jam malam yang telah diberlakukan di beberapa titik, menurut laporan Fox News, Rabu.


Permintaan DC untuk Garda Nasional tidak ditolak pada hari sebelumnya. Sebaliknya, menurut pejabat, anggota Garda memiliki misi yang sangat spesifik yang tidak termasuk menempatkan militer dalam peran penegakan hukum di Capitol Hill.

Penjaga harus digunakan untuk memperkuat penegakan hukum di sekitar  kompleks Capitol Hill yang diserbu massa pendukung Trump. Mereka diwajibkan mengamankan Capitol Hill segera secepatnya.

Hoffman mengatakan, aparat yang berjaga untuk menghadapi kemungkinan adanya kekerasan atas aksi protes di Capitol Hill akan dipimpin oleh Departemen Kehakiman.

Gubernur Virginia Ralph Northam mengatakan Rabu bahwa dia mengirim lebih banyak anggota Garda Nasional untuk mengamankan aksi protes di Washington, DC, serta 200 Pasukan Negara Bagian Virginia.

"Saya dan tim saya bekerja sama dengan @MayorBowser, @SpeakerPelosi, dan @SenSchumer untuk menanggapi situasi di Washington, DC," katanya dalam tweet.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya