Berita

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Mohammed Benten/Net

Dunia

Arab Saudi Sarankan Jamaah Untuk Divaksin Terlebih Dahulu Sebelum Melakukan Ibadah Umrah

KAMIS, 07 JANUARI 2021 | 08:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Mohammed Benten, mengatakan bahwa umat Muslim yang ingin menunaikan ibadah umrah disarankan untuk menerima vaksin virus corona terlebih dahulu.

Ia mengatakan hal itu perlu dilakukan oleh para calon jamaah peserta umrah sebagai tindakan pencegahan, meskipun Kerajaan terus memberlakukan protokol kesehatan.

“Protokol pencegahan akan terus diberlakukan, tetapi sebagai tindakan pencegahan disarankan agar semua yang ingin melakukan ritual meminum vaksin Covid-19,” katanya, seperti dikutip dari Al-Arabiya, Kamis (7/1).


“Masker diperlukan setiap saat selama Umrah, dan batasan usia jamaah masih berlaku,” tambah Benten.

Menurut pihak berwenang, jamaah harus berusia antara 18 dan 50 tahun untuk diizinkan melakukan umrah.

Jarak sosial juga tetap diberlakukan setiap saat untuk mencegah keramaian, dan halaman dibersihkan berulang kali sepanjang hari menggunakan lebih dari 2.500 liter cairan sterilisasi ramah lingkungan.

Tim medis juga telah ditempatkan di beberapa area di sekitar halaman, dan ruang isolasi serta pemeriksaan medis telah ditetapkan jika ditemukan kasus dugaan kasus virus corona.

TV al-Ekhbariyah melaporkan pada Rabu (6/1), lebih dari 100 ribu orang di Saudi telah menerima vaksin Covid-19. Kerajaan juga telah menawarkan vaksinasi gratis untuk semua warga negara dan penduduk yang tinggal di wilayah mereka.

Benten yang bernama lengkap Mohammed Saleh bin Taher Benten, adalah warga Saudi keturunan Indonesia.

Benten, yang menjabat sebagai Menteri Haji dan Umrah sejak 9 Mei 2016, pernah ikut mendampingi Raja Salman dalam kunjungannya ke Indonesia, dan posisinya sangat penting dalam hubungan Arab-Saudi-Indonesia.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya