Berita

Pengunjuk rasa memanjat tembok Capitol/Net

Dunia

Pelosi: Kongres Akan Dilanjutkan Setelah Capitol Hill Aman

KAMIS, 07 JANUARI 2021 | 07:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketua DPR Nancy Pelosi mengatakan sidang Kongres akan dilanjutkan setelahkondisi aman dan setelah Capitol Hill dibersihkan dari para pengunjuk rasa pro-Donald Trump.

Pelosi mengatakan dia membuat keputusan itu setelah berkonsultasi dengan Pentagon, Departemen Kehakiman dan wakil presiden, yang akan memimpin kongres.

Pelosi mengatakan, hari itu akan selalu menjadi 'bagian dari sejarah'. Namun, menurutnya, itu adalah bagian yang paling memalukan tentang negara AS yang dilihat dunia.


Trump telah mendorong para pendukungnya untuk datang ke Washington, menolak hasil resmi Kongres atas kemenangan Presiden terpilih Joe Biden.

Trump dalam rapat umum Rabu pagi telah mendesak para pendukungnya untuk berbaris ke Capitol, memberitahu mereka untuk "menyingkirkan orang-orang Kongres yang lemah" dan berkata, "keluarkan yang lemah; ini adalah waktu untuk kekuatan. ”

Pendukung Trump merangsek masuk ke Capitol Hill. Bentrokan dengan penegak hukum pun terjadi. Namun, para pengunjuk rasa itu berhasil menguasai ruang senat. Sidang pun buyar. Polisi mengevakuasi para senator ke tempat aman, seperti dilaporkan AP, Rabu (6/1) waktu setempat.

Trump telah berulang kali memberi tahu para pendukungnya bahwa pemilihan November telah dicuri darinya, meskipun itu tidak benar.

Peristiwa kekacauan di Capitol Hill memenuhi media massa sejak Rabu (6/1) malam waktu setempat.

Sementara yang lain menyerbu Capitol Hill, lusinan pengunjuk rasa pro-Trump lainnya berada di jalan-jalan utama di Washington. Mereka melanggar jam malam yang diberlakukan.

Kerumunan yang sebagian besar tidak menggunakan masker itu dipaksa keluar oleh barisan keamanan setelah berhasil membobol gedung dan menghentikan proses konstitusional pemungutan suara.

Polisi mengatakan siapa pun yang ditemukan di jalanan setelah jam malam pukul 6 sore akan ditangkap. Petugas dengan perlengkapan anti huru hara lengkap dengan perisai berjejer di jalan-jalan dekat US Capitol Hill.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya